Translate
Redaksi Tabuka News | 29 January 2026Keluarga Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Pembunuhan di Jalan Ahmad Yani Timika
TIMIKA, TabukaNews.com - Pemalangan yang terjadi di ruas Jalan Ahmad Yani Timika depan lorong Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah kini telah dibuka setelah kericuhan yang terjadi pada Rabu 28 Januari 2026 malam.
Pantauan media ini, sejak Kamis (29/1/2026). Aktivitas masyarakat telah kembali normal setelah sebelumnya dipalang buntut kasus dugaan pembunuhan terhadap SL (22).
Namun Aparat keamanan terlihat masih berjaga di lokasi guna memastikan situasi benar-benar kondusif.
Ketua Pemuda Loorlobai Kabupaten Mimika, Arifin Letsoin yang juga merupakan paman korban, menjelaskan bahwa kericuhan yang terjadi pada Rabu malam dipicu oleh salah paham antara kerabat dan keluarga korban dengan aparat keamanan.
Namun, setelah insiden itu, pihaknya telah menjalani mediasi bersama Kapolres Mimika di Sentra Pelayanan Polres Mimika di Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah.
Dari hasil mediasi itu, pihak keluarga korban akhirnya mempercayakan penuh penanganan kasus ini kepada Kepolisian.
"Kami dari pihak keluarga percayakan teman-teman kepolisian bekerja semaksimal mungkin segera menangkap pelaku agar tidak ada hal-hal diluar dugaan kita kedepan," kata Arifin saat ditemui Kamis siang.
"Kami percayakan teman-teman kepolisian semoga cepat mendapat pelaku dan menindak dengan seadil-adilnya," ujarnya menambahkan.
Para keluarga korban dan kerabat korban juga telah diminta untuk tidak mengambil tindakan apapun setelah pemakaman nanti.
Sebab, menurut Arifin jika tekanan berlebih maka konsentrasi aparat Kepolisian menjadi terbagi. Hal ini tentu sangat berdampak pada penanganan dan pengungkapan pelaku.
Sementara itu, Jenazah mendiang Sudirman Letsoin sendiri rencananya akan dimakamkan hari ini bersama dengan satu jenazah yang merupakan seorang bayi yang meninggal dunia pada Rabu malam.
Sebelumnya diberitakan, aksi blokade jalan di ruas utama jalan Ahmad Yani depan lorong Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah, berlangsung ricuh pada Rabu 28 Januari 2026 malam.
Kericuhan pecah sekitar pukul 19.00 WIT saat sejumlah pengendara hendak melintasi ruas jalan yang sedang dipalang sekelompok warga Komplek Singaraja buntut meninggalnya seorang kerabat mereka pada Rabu dini hari.
Adapun aksi palang jalan tersebut merupakan bentuk tuntutan agar aparat segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap salah satu kerabat mereka berinisial SL (22) pada Rabu dini hari. (Ahmad).