Translate
Redaksi Tabuka News | 28 January 2026Di Tangan GenZ, TIFA 2026 Bakal Kembali Digelar di Mimika
TIMIKA, TabukaNews.com - Timika Inside Festival of Art rencananya akan kembali digelar di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada pertengahan tahun 2026 ini.
Tidak terasa, festival tahunan yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) ini sudah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya.
Yang paling menarik, panitia besar Timika Inside Festival of Art atau yang disingkat TIFA tidak pernah melibatkan orang dewasa. Hampir seluruh pelaksananya terdiri dari pelajar yang masih bangku sekolah, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Mereka berjibaku di bawah naungan TIFA Creative, organisasi yang menjadi rumah bagi perhelatan akbar yang menjadi panggung seni dan budaya di Kabupaten Mimika ini.
Founder TIFA Creative, Alfo Smith mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaannya tidak ada yang berbeda. Semua rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.
Kegiatan-kegiatan seperti Bazar dan Pameran Budaya, Karnaval Mimpi, Papua Culture Week Duta TIFA 2025, Papua Plus Size, Family Fashion Show, Talingkar Cinta, Dance Film, dan pertunjukkan ikonik Timika Inside Festival of Art yaitu Tabur Tifa (Panggung Budaya).
“Basicly bakal akan sama saja. Namun yang berbeda tahun ini kita sudah mengubah Papua Culture Week yang awalnya beberapa tahun terakhir ini kita hanya berjalan dengan fashion show, kali ini kita akan memilih duta-duta tifa yang akan berpasangan, supaya bisa menjadi kekuatan juga supaya dibawa ke tingkat nasional itu lebih kuat lagi,” tutur Aldo dalam konferensi pers yang dilaksanakan, Selasa (27/1/2026).
Kemudian, Talingkar Cinta yang merupakan salah satu pertunjukan anyaman rambut khas Papua dalam TIFA tahun 2025 kata Alfo cukup mendongkrak pemahaman publik tentang keunikan rambut masyarakat Papua dengan berbagai jenis anyamannya.
Ia pun berharap, di tahun ini pertunjukan Talingkar Cinta bisa menjadi payung edukasi terhadap pelestarian anyaman rambut khas Papua.
Aldo juga menambahkan, TIFA 2026 juga akan tetap dimeriahkan dengan berbagai panggung hiburan dengan menghadirkan musisi-musisi lokal di tanah Papua maupun nasional. Kendati belum ada bocoran mengenai siapa saja yang akan dihadirkan.
“Kita mau bikin sesuatu yang baru, kita masih dalam tahap proses pemikiran, kita bisa mengungkapkan kali ini,” tegas Alfo.
Event TIFA 2026 akan digelar dengan mengusung tema “Tong Satu Tong Kuat, Bersama Indonesia, Bersama Papua Menggerakkan Ekonomi Prestasi”. Festival ini dijadwalkan mulai dilaksanakan pada tanggal 2 - 4 Juli 2026.
“Dengan tema ini saja kita sudah bisa tahu bahwa tong (kita) ingin buat sesuatu yang berbeda dan baru untuk tanah Papua untuk dibawa ke kanca nasional bahwa Papua juga bisa berprestasi lewat bidang seni dan budaya,” imbuhnya.
“Untuk proses kita sudah mulai proses dari tahun kemarin setelah event TIFA 2025, cuman yang lebih Up itu di tahun ini, dari Januari kita sudah mulai bergerak,” tutur Aldo.
Pada tahun ini, kata Alfo pihaknya membuka sayap selebar-lebarnya untuk berkolaborasi bersama semua elemen, baik di Mimika maupun Provinsi Papua Tengah.
Alfo juga berharap event TIFA 2026 dapat dihadiri langsung oleh jajaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Ia juga mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
*Empat GenZ Asal Kabupaten Malra, Maluku Ikut Andil Dalam Perhelatan TIFA 2026*
Selain para pelajar dari Mimika, ada yang berbeda dalam pelaksanaan event TIFA 2026, yaitu dengan adanya keterlibatan empat orang GenZ asal Kabupaten Maluku Tenggara. Mereka adalah Andika Jamlean, Ateng Letsoin, Kevin Jamlean, dan Achelo Jamlean.
Keempat pemuda ini datang jauh-jauh dari Kota Langgur, tepatnya dari sebuah desa kecil dengan pesona destinasi wisata pantai pasir putihnya yang halus, mencoba mengadu nasib dengan mempelajari berbagai hal tentang menangani event-event besar di TIFA Creative.
“Kami berempat tujuan datang di sini untuk mengikuti event TIFA. Kami berempat dipilih juga untuk datang ke sini untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan event TIFA,” kata Ateng mewakili tiga rekannya.
Ateng mengaku bahwa ini adalah kesempatan berharga yang tidak bisa dilewatkan, mengingat di daerah asalnya sangat jarang ditemukan adanya perhelatan akbar yang melibatkan muda-mudi, terutama kalangan pelajar.
“Jadi supaya kami belajar langsung supaya kami dapat ilmu, dapat wawasan supaya bisa balik ke daerah asal dan lakukan event sendiri,” tuturnya.
*Bayang-bayang Terobosan Baru pada TIFA 2026*
Meski saat ini belum ada satupun gambaran yang dapat disampaikan tentang terobosan baru yang akan ditampilkan dalam TIFA 2026, namun jajaran panitia tampaknya sedang merahasiakan sesuai berkaitan dengan hal ini.
Ketua Umum TIFA Creative, Dina Merani memastikan akan ada terobosan baru yang dipersembahkan dalam rangkaian festival nanti.
“Mungkin akan ada satu yang kita ubah dari tahun-tahun sebelumnya dan itu mungkin akan menjadi surprise (kejutan) nanti pada saat menjelang hari H-nya,” ungkap Dina.
Kolaborasi antara pelaku seni lokal dan nasional bahkan kanca internasional pun akan terus digaungkan guna menarik perhatian dunia akan ragam budaya yang ada di Mimika.
TIFA akan menampilkan kolaborasi epik antara seniman lokal dan internasional, mulai dari seni ukir, fashion show maupun lainnya.
“Kita mau sesuatu yang baru, karena sudah terus-terus nasional, tahun ini harus internasional. Jadi kita akan datangkan seniman-seniman itu datang ke Timika,” ucapnya.
*Harapan Duta untuk Festival TIFA 2026*
Tak terasa sebentar lagi festival seni dan budaya yang sudah tiga kali pecah rekor masuk KEN ini berada di depan mata.
Bahkan, euforianya pada tahun lalu mungkin masih membesit di benak setiap orang yang menginjakkan kaki di lokasi acara.
Hal ini turut dirasakan oleh Azharya Julia Chrysta Mandibondibo, yang terpilih sebagai Duta TIFA 2025. Meski tak lama lagi bakal melepas statusnya sebagai Duta, namun ada harapan yang ia gantung pada perhelatan tahun ini.
“Mungkin di tahun ini saya berharap bisa lebih baik, kita doakan saja yang terbaik,” tutur Azharya.
Selanjutnya, Duta TIFA 2024, Ocean Chelsea Laura Nussi, juga menyampaikan harapannya untuk TIFA 2026.
Ocean pun berharap, para calon Duta TIFA berikutnya dapat lebih semangat dan giat belajar agar dapat menyabet prestasi di panggung nasional.
“Untuk Duta TIFA selanjutnya lebih semangat, lebih giat belajar lagi untuk ikut event nasional melalui TIFA,” tutupnya. (Ahmad)