Translate
Redaksi Tabuka News | 29 March 2026Yohanes Fernando Beruat Pimpin IKKRO Mimika: Targetkan Legalitas dan Sinergi Pembangunan
TIMIKA, TabukaNews.com – Ikatan Kerukunan Keluarga Rahyan Oih (IKKRO) Kabupaten Mimika memasuki babak baru. Yohanes Fernando Beruat resmi dikukuhkan sebagai Ketua IKKRO periode 2026-2031 dalam prosesi pelantikan khidmat yang digelar di Ruang Multipurpose Grand Tembaga Hotel, Sabtu (28/3/2026).
Pelantikan ini menandai transformasi organisasi kerukunan yang telah eksis sejak era 1990-an tersebut menjadi lembaga yang legal dan terdaftar secara resmi di mata pemerintah.
Hadir dalam prosesi tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Mimika, Ronny S. Maryen yang mewakili Bupati Mimika, Ketua Ikatan Kerukunan Keluarga Kei Mimika (IK3M), Anthonius Welerubun, serta jajaran Forkopimda setempat.
Dalam pidato perdananya, Yohanes Fernando Beruat menegaskan bahwa fokus utama kepengurusannya adalah penguatan internal melalui program "Safari Kerukunan".
"Tujuan kami adalah membangun organisasi yang sehat, terbuka, dan transparan. Langkah awal adalah melakukan safari di dalam kerukunan untuk mempererat hubungan antar-keluarga sehingga pengurus dan warga saling mengenal secara personal," ujar Yohanes.
Selain penguatan internal, IKKRO berkomitmen menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya dalam isu lingkungan. Johannes merencanakan program berbasis komunitas yang berfokus pada kebersihan lingkungan di wilayah-wilayah basis keluarga besar IKKRO.
"Kami ingin menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengharapkan dukungan pemerintah, khususnya dalam penyediaan infrastruktur pengelolaan sampah di titik-titik pemukiman warga kami," tambahnya.
Ketua IK3M, Anthonius Welerubun, dalam arahannya mengingatkan bahwa kepemimpinan dalam organisasi sosial adalah sebuah bentuk pengabdian yang menuntut pengorbanan waktu, pikiran, dan materi.
"Menjadi pengurus itu tidak mudah. Anda harus melayani, bukan dilayani. Buang jauh sikap angkuh dan jadilah pendengar yang baik bagi warga," tegas Anthonius.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga citra positif warga Kei di Tanah Amungsa. Anthonius mengajak seluruh warga Wohr, Wahroi, dan Baharoi yang tergabung dalam IKKRO untuk menghormati adat istiadat setempat serta menjunjung tinggi musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Ronny S. Maryen, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif keluarga besar IKKRO dalam melegalkan wadah organisasi mereka.
"Organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga integrasi sosial dan mendorong partisipasi aktif pembangunan. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membawa dampak positif bagi Mimika," kutip Ronny.
Pemerintah Kabupaten Mimika berharap IKKRO dapat menjadi jembatan pemersatu yang merawat nilai-nilai kebhinekaan lintas suku dan agama, serta mendukung visi "Mimika sebagai Rumah Kita Bersama" dengan menghormati kearifan lokal masyarakat asli sebagai tuan rumah.(Ahmad)