Tingkatkan Mutu Sdm Lokal, Disnakertrans Mimika Bina 100 Peserta Lpk Swasta
MIMIKA, TabukaNews.com — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika menggelar pelatihan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Tahun 2026 di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (27/8/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan lembaga pelatihan mampu mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten serta siap bersaing di pasar kerja. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 100 peserta perwakilan LPKS yang beroperasi di seluruh wilayah Kabupaten Mimika.
Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja Disnakertrans Mimika, Jehuda B. Akobiarek, menegaskan bahwa LPKS memegang peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang selaras dengan kebutuhan industri.
“LPKS tidak hanya menjadi tempat memberikan pelatihan keterampilan, tetapi juga merupakan salah satu instrumen penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten, profesional, produktif, dan mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha serta industri,” kata Jehuda.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi fondasi utama terwujudnya Mimika yang mandiri dan berdaya saing, sejalan dengan penyediaan fasilitas serta infrastruktur.
“Tenaga kerja di Mimika perlu dibekali pengetahuan, keterampilan, kompetensi, etos kerja, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman dan perubahan kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.
Potensi ekonomi daerah yang terus berkembang harus dimanfaatkan secara optimal melalui penyediaan tenaga kerja lokal yang adaptif.
Sebagai pengawas ketenagakerjaan daerah, Jehuda menghitung seluruh pengelola LPKS untuk mematuhi regulasi. Ia menekankan pentingnya standarisasi pada aspek kelembagaan, kriteria, kualifikasi, pengajar, sarana prasarana, metode pembelajaran, hingga sertifikasi kompetensi.
“Keberadaan LPKS tidak hanya sebatas memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga mampu menghasilkan lulusan yang benar-benar memiliki kompetensi dan siap memasuki dunia kerja. Jangan sampai ada lembaga pelatihan yang hanya ada secara administrasi, tetapi belum mampu memberikan pelatihan yang berkualitas dan menghasilkan lulusan yang benar-benar kompeten,” ujar Jehuda.
Disnakertrans Mimika berkomitmen melaksanakan evaluasi dan pelatihan berkesinambungan agar pelatihan bersama tetap terjaga. Selain memenuhi kebutuhan sektor formal, pelatihan keterampilan ini dirancang untuk mencetak wirausahawan mandiri.
“Dengan demikian, keberadaan LPKS diharapkan tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi angka kemiskinan, tetapi juga meningkatkan produktivitas, mendorong lahirnya masyarakat wirausaha baru, serta membuka lapangan kerja,” ungkapnya.
Penulis: Desy
Editor: Ahmad









