Translate

Redaksi Tabuka News | 02 January 2026

Timika Masih Terlihat Kotor Pada Hari Kedua Setelah Malam Tahun Baru

Timika Masih Terlihat Kotor Pada Hari Kedua Setelah Malam Tahun Baru


TIMIKA, TabukaNews.com - Sebagian besar wilayah Kota Timika masih terlihat kotor pada hari kedua setelah perayaan malam tahun baru. 

Pantauan media ini Jumat, (2/1/2025) pagi, di beberapa titik masih terlihat tumpukan sampah. Selain itu, pada beberapa ruas jalan utama, sampah terlihat berserakan. 

Sampah-sampah yang berserakan itu merupakan limbah kembang api dan petasan yang digunakan oleh masyarakat saat memeriahkan malam pergantian tahun 2025 memasuki 2026. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak peduli dengan imbauan yang sebelumnya telah disampaikan oleh Kepala Kepolisian Resor (Polres) Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman serta Bupati Mimika Johannes Rettob terkait larangan larangan perayaan malam tahun baru dengan pesta kembang api dalam skala besar.  

Euforia yang berlebihan pada malam tahun baru itu pun menyisakan 100 ton sampah di Kabupaten Mimika selama dua hari berturut-turut.

Kondisi ini dapat dilihat di setiap jalan utama seperti Jalan Budi Utomo, Jalan Yos Soedarso dan Jalan Hassanudin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, Jeffri Deda, juga menyampaikan bahwa dari hasil laporan petugas sampah dan pengawas sampah hampir di sebagian jalan penuh sampah petasan dan kembang api yang di biarkan begitu saja. 

Ia pun mengakui bahwa terjadi peningkatan volume sampah yang signifikan, terutama sisa perayaan seperti kembang api, botol plastik, kemasan makanan, dan residu lainnya. 

“Kota terlihat kotor karena sampah petasan dan kembang api,” katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (2/1/2026).

Meskipun kondisi ini sudah sering kali terjadi di awal tahun dan kembali normal seperti hari-hari biasanya pada pertengahan Januari, namun Jefri pun memohon perhatian dari masyarakat mengenai kebersihan lingkungan.  

“Ke depan kami mengajak semua pihak untuk merayakan dengan tetap menjaga kebersihan, karena ini adalah rumah kita bersama,” tutupnya. (Ahmad)