Translate
Redaksi Tabuka News | 06 April 2026Teror di Kali Wania: Sembilan Warga Disandera Sekelompok OTK, Polisi Gercep Grebek Lokasi
TIMIKA, TabukaNews.com – Suasana tenang di kawasan wisata Kali Wania, Distrik Kuala Kencana, berubah mencekam saat sekelompok orang tak dikenal (OTK) melancarkan aksi premanisme pada Senin (6/4/2026).
Sebanyak sembilan warga, yang terdiri dari tiga dewasa dan enam anak-anak, sempat terjebak dalam situasi penyanderaan di bawah ancaman senjata tajam.
Insiden ini bermula saat para korban yang mengendarai satu unit mobil Daihatsu Sigra hendak meninggalkan area Kali Wania/Kali Eden. Langkah mereka terhenti secara paksa oleh barikade kayu yang dipasang pelaku di tengah jalan.
Kelompok yang diduga berjumlah enam orang tersebut tidak hanya memblokir jalan, tetapi juga menebar intimidasi verbal dan fisik yang traumatis.
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa laporan darurat diterima pihak kepolisian sekitar pukul 14.00 WIT. Berdasarkan keterangan saksi, para pelaku bertindak sangat agresif terhadap para korban yang terjebak.
“Para pelaku sempat melakukan intimidasi serta mencoba memaksa dua korban perempuan, namun korban melakukan perlawanan sehingga pelaku akhirnya hanya mengambil satu unit handphone dan sejumlah uang tunai sebelum melarikan diri,” jelas Hempy, Senin malam.
Merespons ancaman serius tersebut, Polsek Kuala Kencana langsung menerjunkan tim taktis ke lokasi kejadian.
Dipimpin oleh Wakapolsek Ipda Daniel Sitawa dan Kanit Reskrim Ipda Kristiyono, petugas melakukan penyisiran cepat di area Cafe Wanal Ban hingga ke pelosok Kali Wania.
Meski para pelaku telah melarikan diri sebelum petugas tiba, polisi melakukan tindakan tegas di tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas menghancurkan pos jaga liar yang selama ini dijadikan markas pemalangan oleh kelompok tersebut, guna memutus rantai kriminalitas di wilayah itu. Sejumlah barang bukti yang tertinggal di lokasi kini telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Situasi saat ini telah aman dan kondusif, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku,” ungkapnya.
Tragedi yang nyaris merenggut keselamatan anak-anak dan perempuan ini menjadi alarm keras bagi keamanan wilayah tersebut.
Sebagai langkah preventif, Polres Mimika mengimbau kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas mandi di Kali Wania/Eden, mengingat lokasi tersebut rawan terjadi tindak kriminalitas seperti pemalakan dan kekerasan. (Ahmad)