Tekan Angka Putus Sekolah, Polsek Pomako Aktifkan Kembali Taman Baca Kemala Cendekia
MIMIKA, TabukaNews.com — Dalam upaya mengentaskan masalah buta aksara serta menekan angka anak putus sekolah di wilayah pesisir Papua, Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako resmi mengaktifkan kembali Taman Baca Kemala Cendekia yang sempat vakum.
Langkah ini diambil guna memicu minat baca dan membangun budaya belajar sejak dini bagi anak-anak di sekitar kawasan pelabuhan, agar waktu luang mereka terisi dengan kegiatan produktif.
Dalam kegiatan perdana tersebut, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Poumako, Iptu Teguh Krisandi Fardha, turun langsung memberikan materi dan mendampingi anak-anak berusia 6 hingga 10 tahun.
Selain diajak membaca buku, anak-anak pesisir ini juga diajak menyimak sesi storytelling (mendengarkan cerita) guna melatih imajinasi serta daya tangkap mereka.
Iptu Teguh menjelaskan bahwa menghidupkan kembali taman baca ini merupakan investasi jangka panjang agar generasi muda pesisir tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif akibat minimnya aktivitas edukatif.
"Kami lakukan pengaktifan taman baca ini sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak usia dini agar dapat terhindar dari kebiasaan-kebiasaan negatif serta untuk menumbuhkan minat baca dan belajar sehingga nantinya di saat mereka menempuh di jenjang pendidikan tidak tertinggal," kata Iptu Teguh saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Senin (19/10/2026) sore.
Solusi Alternatif Cegah Anak Putus Sekolah
Wilayah pesisir Mimika kerap dihadapkan pada tantangan akses pendidikan dasar dan tingginya potensi anak putus sekolah. Oleh karena itu, kepolisian berencana menjadikan fasilitas taman baca ini sebagai wadah rutin dalam memperluas wawasan dan literasi anak-anak.
Pihak Polsek Pomako menyatakan akan terus merancang kegiatan positif bertema edukasi untuk mengisi waktu luang anak-anak di luar jam sekolah formal.
Meski demikian, keberlanjutan program literasi ini memerlukan kolaborasi dan dukungan penuh dari lingkungan sosial sekitar, terutama para orang tua.
"Harapan kami kedepannya hal positif ini didukung oleh masyarakat dan khususnya para orang tua untuk dapat memberikan pemahaman maupun motivasi kepada anak-anaknya untuk dapat mengikuti karena ini merupakan modal awal untuk melakukan perubahan," ujar Iptu Teguh.
Melalui dorongan moral dari orang tua dan masyarakat, Taman Baca Kemala Cendekia diharapkan tak sekadar menjadi tempat membaca, melainkan fondasi awal perubahan kualitas hidup anak-anak pesisir di Mimika.
Editor: Ahmad









