Tegas! Kapolres Tak Beri Izin Terkait Rencana Aksi Knpb Di Mimika
MIMIKA, TabukaNews.com — Kepolisian Resor Mimika melarang rencana keras aksi pembekuan yang digagas oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Polisi menegaskan tidak akan menerbitkan izin keramaian dan siap membubarkan paksa serta menangkap para demonstran jika aksi tersebut tetap tidak digelar.
Rencana unjuk rasa itu sebelumnya disampaikan oleh perwakilan kelompok tersebut. Aksi yang diklaim sebagai unjuk rasa damai tersebut mengusung tuntutan utama menolak keberadaan pasukan militer di tanah Papua.
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menegaskan sikap tegas kepolisian untuk menolak menyetujui kegiatan tersebut karena status legalitas organisasi penyeru aksi.
"Dari Yanto Arwekon (kelompol yang ingin melakukan aksi,red) itu, untuk dia memberitahukan akan melakukan aksi demo besok, meskipun dia aksi bilang damai. Untuk bertemu keberadaan militer di sini, pasukan militer. Tapi, saya tidak izinkan. Saya tolak, ya. Saya tolak. Bahwasanya kenapa saya tolak? Pertama, alasan saya: mereka bukan organisasi resmi di Indonesia, tidak terdaftar di Kesbangpol, ya. Jadi, tidak ada alasan mereka bersuara di negara kita ini, khususnya negara NKRI. Tidak ada ruang buat KNPB di sini bersuara. Jelas ya?
Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) jika massa tetap menggelar aksi tanpa izin, jajaran Polres Mimika menyiagakan pasukan gabungan lintas instansi.
Aparat kepolisian yang bekerja sama dengan Korps Brimob dan TNI telah menyiapkan langkah penyekatan serta penindakan hukum tegas di lapangan.
Oke, kami juga akan menyiapkan personel dari Polres gabungan Brimob dan TNI untuk mengerahkan pasukan, mengantisipasi apabila mereka tetap melakukan aksi, kami akan menangkap.Terima kasih, tutup Kapolres.
(Penulis: Ahmad)









