Translate
Redaksi Tabuka News | 02 February 2026Siaga Kondisi Darurat, Mimika Simpan Cadangan Pangan Darurat Hingga Awal 2026
TIMIKA, TabukaNews.com - Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melalui Dinas Ketahanan Pangan terus memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat dengan menjaga ketersediaan cadangan pangan pemerintah. Stok untuk darurat ini di Anggarkan dari tahun 2025 ini diperkirakan masih mencukupi hingga awal tahun 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika, Yulius Koga saat dihubungi pada, Senin (2/2/2026).
"Cadangan ini wajib ada sebagai bentuk antisipasi. Kapan pun Bupati memerintahkan penyaluran bantuan untuk masyarakat dalam kondisi darurat, kami siap melaksanakan," ujar Yulius.
Berikut rincian stok cadangan pangan darurat per Februari 2026:
· Beras: Tersisa 7.760 kilogram dari total pengadaan 50.740 kilogram. Gula Pasir (merek Gulaku): Tersisa 453 kilogram dari pengadaan 3.000 kilogram.
· Minyak Goreng (merek Refile): Tersisa 2.339 liter dari pengadaan 4.600 liter.
· Telur Ayam: Stok saat ini telah habis.
Yulius menekankan bahwa cadangan ini terpisah dari program operasi pasar rutin. Stok operasi pasar, jelasnya, telah diserap seluruhnya oleh masyarakat.
"Cadangan ketahanan pangan ini khusus untuk penanganan darurat, seperti membantu warga terdampak bencana alam, bencana non-alam, atau permintaan bantuan darurat lainnya," paparnya.
Keberadaan stok sisa ini menjadi bukti kesiapsiagaan pemerintah daerah. "Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk selalu siaga mendukung masyarakat yang menghadapi kesulitan, khususnya saat bencana terjadi," tambah Yulius.
Sepanjang 2025, DKP Mimika telah menyalurkan berbagai bantuan pangan ke sejumlah distrik dan kampung. Penyaluran ditujukan untuk korban bencana banjir dan longsor, serta berdasarkan permohonan resmi dari pemerintah distrik/kelurahan dan instrupsi pimpinan daerah.
Stok yang masih tersedia kini berfungsi sebagai buffer atau penyangga yang siap didistribusikan kapan pun guna menjamin ketahanan pangan masyarakat Mimika dalam situasi darurat. (Elis)