Translate
Redaksi Tabuka News | 29 January 2026Sekelompok Pemuda Jadi Korban Perampok Sadis di Jalan Bougenville Timika
TIMIKA, TabukaNews.com - Sekelompok pemuda menjadi korban Perampok brutal di Jalan Bougenville Timika, Rabu 28 Januari 2026, malam.
Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru Ipda Teguh Krisandi Fardha saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026) membenarkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.25 WIT ketika kelompok pemuda tersebut sedang nongkrong di salah satu tempat penjual es teh di Jalan Bougenville.
Berdasarkan keterangan saksi berinisial AA, saat itu ia bersama enam orang rekannya sedang duduk sambil menikmati es teh di depan Ruko Tiga Putra.
Tiba-tiba, empat orang pria yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor mendatanginya, selanjutnya salah seorang pelaku turun dari sepeda motor dengan mengenakan jaket hoodie berwarna abu-abu sambil membawa sebilah parang.
“Pelaku tersebut langsung mengancam korban inisial Ezra dengan berkata, “Ko ini sudah kah?” lalu dijawab korban, “Sa kenapa kaks?” jelas Ipda Teguh sambil menjelaskan keterangan saksi.
Tidak lama kemudian, pelaku lain ikut turun dan menghampiri korban YR sambil melontarkan pertanyaan bernada ancaman.
Dua pelaku lainnya kemudian mendekati korban S dan memukulnya menggunakan tangan kosong di bagian bahu. Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, para korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari.
Namun di tengah kepanikan itu, korban FMK tiba-tiba berteriak histeris menyampaikan bahwa tangan kirinya putus setelah diserang secara brutal oleh pelaku, sambil meminta pertolongan.
Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Saksi AA bersama dua rekannya berlari ke arah Kantor POM untuk mengambil sepeda motor. Saat kembali ke lokasi kejadian, mereka menemukan potongan tangan kiri milik korban FMK yang terletak di pinggir jalan. Potongan tangan tersebut kemudian dibawa ke RSUD," jelasnya.
Lebih lanjut, tak hanya melakukan penyerangan, para pelaku juga merampas sejumlah barang milik korban, diantaranya satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan satu unit Honda Vario, serta dua ponsel milik E dan S.
Setelah mendapatkan barang-barang berharga milik para koban, para pelaku kemudian melarikan diri ke arah Gorong-gorong.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik aksi kekerasan tersebut. Korban pun telah melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Kepolisian Sektor Mimika Baru. (Ahmad).