Satgas Damai Cartenz dan Polsek Tembagapura Gelar Bakti Sosial Peringati Hari Bhayangkara

Satgas Damai Cartenz Dan Polsek Tembagapura Gelar Bakti Sosial Peringati Hari Bhayangkara

MIMIKA, TabukaNews.com  — Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Tembagapura bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menggelar kegiatan bakti sosial dan pembagian perlengkapan sekolah bagi warga di halaman Mapolsek Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin, 6 Juli 2026.

Agenda ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Wakasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 AKBP Andri Alam, Kapolsek Tembagapura IPTU Firman, dan Kepala Distrik Tembagapura Dev Richart Tatiratu. Hadir pula para tokoh adat, tokoh agama, serta warga dari berbagai kampung seperti Kampung Banti, Banti II, Opitawak, Utikini, Kimbeli, dan sekitarnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyatakan bahwa pendekatan humanis merupakan strategi penting dalam menjaga stabilitas wilayah di Papua.

“Polri tidak hanya hadir melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus membangun kepercayaan. Ketika hubungan itu terjalin dengan baik, maka keamanan dan kedamaian akan tumbuh bersama,” ujar Faizal.

Ia menambahkan, situasi keamanan yang kondusif tidak bisa dicapai hanya lewat operasi taktis, melainkan harus dibarengi dengan komunikasi aktif bersama seluruh elemen masyarakat.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang krusial bagi masa depan generasi muda Papua.

“Melalui Honai Belajar, kami ingin memastikan anak-anak memiliki ruang untuk belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita. Pendidikan adalah bekal terbaik bagi generasi penerus Papua, sementara kebersamaan antara masyarakat dan aparat menjadi fondasi utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” katanya.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut, aparat membagikan paket bantuan sembako kepada masyarakat melalui perwakilan gereja di masing-masing kampung. 

Anak-anak binaan program Honai Belajar Polsek Tembagapura juga menerima bantuan perlengkapan sekolah. Untuk mencairkan suasana, panitia menyelenggarakan berbagai perlombaan dan kuis bagi warga.

Natalia, salah seorang orang tua siswa dari Kampung Utikini, mengapresiasi keberadaan program Honai Belajar yang dinilai memberikan dampak positif bagi pendidikan perilaku anak-anak di kampungnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah mengajar anak-anak kami. Mereka bukan hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga diajarkan menghargai orang tua, sopan santun, hidup bersih, disiplin, serta berkomunikasi dengan baik. Saya berharap apa yang mereka pelajari dapat menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik. Sebagai orang tua, saya bangga dan bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak anak yang merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Apresiasi senada disampaikan oleh tokoh masyarakat Tembagapura, Derek Alom. Ia menilai bantuan logistik dan fasilitas pendidikan ini sangat membantu kehidupan sehari-hari warga pesisir pegunungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Tembagapura dan Operasi Damai Cartenz yang selalu hadir bersama masyarakat. Bantuan sembako sangat membantu warga, sementara Honai Belajar memberi semangat baru bagi anak-anak kami untuk terus belajar. Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjalin sehingga masyarakat dan aparat dapat saling mendukung dalam menjaga kedamaian di Tembagapura,” ungkap Derek. (Ahmad)

Iklan