Resmikan Ramayana Mimika, Plt. Bupati Jr Harap Dongkrak Ekonomi Mimika
Timika, Tabukanews.com — Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob (JR), meresmikan grand opening Ramayana Departement Store Timika, pada Sabtu malam (03/12/2022).
Pembukaan pusat perbelanjaan terbaru di Mimika itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Plt. Bupati Mimika dan disaksikan Owner Mall Ramayana, serta Kapolres Mimika dan unsur Forkopimda lainnya, para kepala OPD terkait, dan ratusan masyarakat.
Dalam sambutannya Plt Bupati JR mengatakan, telah bertambah satu lagi daya tarik bagi masyarakat Mimika. Ia mengapresiasi langkah yang begitu luar biasa, raksasa franchise pusat perbelanjaan modern bisa masuk ke Mimika.
“Satu tempat berwisata telah dibuka di Mimika. Selain berbelanja, di sini masyarakat dapat berwisata kuliner. Pemerintah Kabupaten Mimika dan seluruh masyarakat tentu antusias menyambut dibukanya Ramayana dept store, “ ujar JR.
Lagi katanya, kehadiran Mall Ramayana merupakan hadiah bagi masyarakat Mimika. Sebagai pemerintah tentu memberikan dukungan sehingga kehadiran Ramayana diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari warga Mimika karena produk belanja yang ditawarkan begitu lengkap.
“Dengan hadirnya Ramayana di Mimika, tentu akan membuat kota ini semakin maju. Harapan kita dengan berdirinya mall-mall besar dapat mendongkrak ekonomi. Apalagi Mimika ini tempat persinggahan bagi pelaku perjalanan wisatawan lokal pasti akan singgah, pasti akan mencari tempat berbelanja yang efisien,” ungkapnya.
Selain itu JR juga berharap harga yang ditawarkan di Ramayana bisa relative terjangka sehingga masyarakat cukup belanja di Mimika tidak perlu ke luar daerah.
“Kita berharap Timika akan menjadi pusat tempat orang berbelanja. Hal ini akan mendongkrak ekonomi Mimika ke depan,” harapnya.
Hadirnya Mall Ramayana Timika dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kabupaten Mimika, di mana UMKM juga akan berkolaborasi bersama memasarkan produk-produknya.
Diketahui Ramayana Mimika telah merekrut sebanyak 150 putra dan putri asli Papua dilibatkan dalam operasional pusat perbelanjaan itu, sehingga membuka kesempatan keberpihakan pada SDM asli Papua.(dzy)









