Translate

Redaksi Tabuka News | 31 March 2023

RENJA 2024 CAPAI RP7 TRILIUN, KEPALA BAPPEDA MIMIKA :DISESUAIKAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH

RENJA 2024 CAPAI RP7 TRILIUN, KEPALA BAPPEDA MIMIKA :DISESUAIKAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH

Timika-tabukanews.com, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Ir. Yohana Paliling, M.Si., mengungkapkan posisi Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah diinput di Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) mencapai hampir Rp7 triliun.

Dalam wawancara yang dilakukan saat kegiatan Forum Perangkat Daerah di Timika, Kamis, 30 Maret 2023, Kepala Bappeda Mimika mengatakan, "Besaran tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan dan disesuaikan dengan kapasitas keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten." Kata Yohana, dikutip dari diskominfo.mimikakab.go.id situs berita resmi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika,Jumat (31 /3/2023) 


Di Musrenbang nanti, ujar Yohana, akan terlihat target pagu Pemkab Mimika tahun 2024, sehingga semuanya akan disesuaikan. Dijelaskannya pula bahwa Forum OPD ini sangat penting karena menjadi wadah dalam mempertemukan aspirasi masyarakat melalui musrenbang tingkat distrik dengan OPD teknis.

"Jadi nanti terlihat mana yang prioritas, lokasinya dimana, dan berapa anggarannya," ucap Yohana.

Ia menambahkan, musrenbang kabupaten akan dilakukan minggu depan, Senin, 3 April 2023 selama 3 hari. "Karena musrenbang tingkat Provinsi Papua Tengah dijadwalkan minggu kedua bulan April, jadi musrenbang kabupaten harus dilakukan minggu depan," tegasnya.

Kepala Bappeda berharap agar seluruh proses SPM, mandatory dan lainnya, bisa cepat diselesaikan. "Itu yang akan kita kerja untuk mempersiapkan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di tahun 2024 dan selanjutnya beralih ke perubahan tahun 2023," tuturnya.


Kepala Bappeda menyebutkan targetnya pada bulan Mei 2023, Pemkab Mimika sudah masuk pembahasan anggaran perubahan 2023. "Kita tau Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) cukup besar, jadi kita harus lebih cepat bergerak, supaya anggaran itu bisa terakomodir dan program-program terselesaikan dengan baik," pungkasnya.(sel)