Puluhan Anak Muda di Mimika Ikut Coaching Jurnalistik

Puluhan Anak Muda Di Mimika Ikut Coaching Jurnalistik

MIMIKA, TabukaNews.com  - Sebanyak 30 anak muda di Kabupaten Mimika mengikuti pelatihan (coaching) jurnalistik di HotelHorison Ultima, Jalan Hasanuddin, Mimika, Sabtu, 27 Juni 2026. 

Acara yang digelar oleh media Timika Express ini menyasar kalangan pelajar SMA, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Direktur Utama PT Timika Grafika Express (Timika Express), Harry Thenggo, menjelaskan bahwa pelatihan ini diadakan dalam rangka memperingati hari jadi korannya yang ke-16. 

Menurut dia, agenda ini merupakan komitmen perusahaan untuk memperkuat literasi media sekaligus mendidik generasi muda agar mampu memproduksi karya jurnalistik yang bermutu.

Dalam pelatihan ini, peserta menerima materi mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, etika profesi, hingga strategi menghadapi tantangan industri media di era digital.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar dan berdiskusi dan membagi pengalaman antara narasumber dan seluruh peserta," kata Harry.

Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau. Ia menilai kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk mengasah kemampuan teknis anak muda, mulai dari teknik wawancara, penulisan berita, literasi media, hingga fotografi jurnalistik.

Primus berharap para peserta kelak dapat berkontribusi menyajikan informasi yang berimbang dan mengedukasi masyarakat luas.

"Jurnalisme yang sehat akan melahirkan masyarakat yang cerdas. Saya berharap para peserta nantinya mampu menjadi agen informasi yang menyajikan berita secara objektif, edukatif, dan membangun demi kemajuan Kabupaten Mimika," ujarnya.​

Pemerintah Kabupaten Mimika mengapresiasi konsistensi Timika Express yang telah berjalan selama 16 tahun. 

Asisten III Setda Mimika, Herry Onawame, menilai pelatihan ini penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tengah derasnya arus informasi digital.

Herry mengingatkan, kemudahan membagikan informasi saat ini juga membawa risiko tinggi, seperti maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, hingga ujaran kebencian. 

Oleh sebab itu, pemahaman tentang pentingnya verifikasi dan etika komunikasi menjadi sangat krusial bagi publik.

"Pemerintah Kabupaten Mimika senantiasa mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui penguatan literasi digital dan jurnalistik," jelas Herry.

"Kami percaya bahwa pers yang profesional dan masyarakat yang memiliki literasi informasi yang baik merupakan mitra strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif," pungkasnya. (Ahmad)

Iklan