Polres Mimika Gelar Turnamen Biliar Kapolres Cup Sambut Hut Ri Ke-81
MIMIKA — Kepolisian Resor (Polres) Mimika menggelar Turnamen Biliar Kapolres Cup 2026 di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin, 10 Agustus 2026.
Ajang ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus menjadi sarana penjaringan bibit atlet lokal.
Turnamen yang dijadwalkan berlangsung selama enam hari, hingga Sabtu, 15 Agustus 2026, ini berhasil menyedot antusiasme 76 peserta.
Kompetisi ini terbagi ke dalam dua kategori, yakni kelas pemula yang diikuti oleh 52 peserta dan kelas master yang diikuti oleh 24 pebiliar. Para peserta akan memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp30 juta.
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, mengatakan bahwa kejuaraan ini dirancang bukan sekedar ajang seremonial, melainkan wadah pembinaan potensi generasi muda di bidang olahraga bola sodok.
“Semoga dengan adanya event seperti ini bisa memupuk motivasi kaum muda untuk terus berprestasi. Semoga dari ajang ini akan muncul atlet yang bisa mengharumkan nama Papua Tengah, bahkan Indonesia,” ujar AKBP Alredo.
Melihat tingginya jumlah peserta, kepolisian membuka peluang untuk menjadikan turnamen ini sebagai agenda rutin tahunan dengan taraf yang lebih besar.
“Kalau event ini berhasil, bisa dilakukan lagi dengan hadiah yang lebih besar,” kata Alredo.
Sarana Penguatan Kamtibmas
Di luar olahraga, pendekatan jurnalisme Tempo melihat ajang ini sebagai bagian dari strategi komunikasi publik kepolisian. Di wilayah perkotaan seperti Timika, pelibatan pemuda dalam kegiatan yang dinilai positif efektif untuk menekan potensi konflik sosial serta menjaga stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat (Kamtibmas).
Melalui ruang interaksi yang informal dan suportif di meja biliar, Polres Mimika berupaya mengikis jarak antara aparat penegak hukum dan warga sipil.
“Dengan kegiatan ini bisa membangun komunikasi kepolisian dengan masyarakat.Itu yang paling penting untuk menjaga Kamtibmas di Timika,” ujar Alredo.
Jajaran Polres Mimika pun berharap seluruh laga dalam turnamen ini berjalan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Melalui iklim kompetisi yang sehat, diharapkan lahir atlet-atlet bilier potensial dari pesisir Papua Tengah yang siap berlaga di tingkat nasional.
(Editor: Ahmad)









