Polisi Sita 500 Miras Lokal Saat Kedatangan Km Sirimau Di Poumako Timika
MIMIKA, TabukaNews.com — Tim gabungan Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako bersama Sat Polairud Polres Mimika dan TNI Angkatan Laut (Lanal Timika) merazia penumpang kapal motor (KM) Sirimau yang bersandar di Dermaga Pelabuhan Poumako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (31/8/2026).
Dalam operasi pengamanan tersebut, petugas menyita sekitar 500 liter minuman keras lokal ilegal yang diselundupkan dari wilayah barat.
Operasi penertiban ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Poumako, Iptu Teguh Krisandi Fardha.
Razia terfokus pada pemeriksaan barang bawaan para penumpang yang baru turun dari kapal dan mencurigakan membawa barang rakitan atau barang terlarang tanpa izin.
Dalam razia tersebut, petugas mengidentifikasi beragam modus operandi yang digunakan para penumpang untuk mengelabui peralatan di dermaga.
Pemilik barang haram tersebut menyelipkan bungkusan minuman keras lokal di antara tumpukan hasil kebun hingga menyembunyikannya di sela-sela lipatan pakaian di dalam tas bawaan.
Iptu Teguh menjelaskan bahwa penindakan ini merupakan komitmen kepolisian dan instansi terkait untuk menekan angka kriminalitas yang bersumber dari wilayah pesisir.
Pengetatan pengawasan di pintu masuk pelabuhan dinilai krusial mengingat konsumsi minuman keras ilegal kerap menjadi pemicu utama gangguan keamanan dan pelanggaran masyarakat (kamtibmas) di wilayah Mimika.
“Kegiatan ini kami lakukan bersama-sama dengan Sat Polairud Polres Mimika dan TNI AL (Lanal Timika) sebagai bentuk soliditas dan sinergitas dalam menjaga kamtibmas di wilayah pesisir dan juga kedepannya kami akan terus meningkatkan upaya-upaya bersama untuk menciptakan situasi yang selalu aman dan kondusif,” ujar Iptu Teguh.
Pihak kepolisian menetapkan pengawasan ketat dan pemeriksaan serupa akan rutin diadakan setiap kali kapal penumpang bersandar di Dermaga Poumako.
Langkah preventif ini dibarengi dengan pendekatan hukum yang tegas untuk memutus rantai pasokan minuman keras lokal dari luar daerah.
Aparat mengimbau para penumpang dan warga di sekitar kawasan pelabuhan untuk berpartisipasi aktif menjaga kondusivitas wilayah.
Masyarakat diminta segera melaporkan ke pihak berwajib apabila ditemukan indikasi penyelewengan maupun peredaran minuman keras ilegal di lingkungan mereka.
Editor: Ahmad









