Polisi Selidiki Kematian Pemuda Di Jalan Irigasi Mimika
MIMIKA, TabukaNews.com — Kepolisian Resor (Polres) Mimika mengusut penemuan mayat seorang pemuda berinisial GGM (22) di Jalan Irigasi, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu malam, 15 Juli 2025.
Korban ditemukan meninggal dunia secara mendadak di samping sebuah lapak penjual pinang.
Mengingat lokasi kejadian berada di kawasan keramaian, penanganan kasus dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak, didampingi Kapolsek Mimika Baru AKP Matinetta, serta Tim Inafis Polres Mimika.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona mengungkapkan kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 19.25 WIB.
Sebelum ditemukan meninggal, pemuda tersebut sempat menunjukkan gelagat yang tidak biasa.
Berdasarkan keterangan sejumlah rekan kerjanya, GGM awalnya mengeluh sakit dan sempat muntah-muntah di tempat kerja pada sore hari.
Rekan-rekannya kemudian berinisiatif membonceng korban menggunakan sepeda motor untuk dibawa berobat ke fasilitas medis terdekat.
Namun di tengah perjalanan—tepatnya di depan Diana Mart, Jalan Hasanuddin, sekitar pukul 16.43 WIB—korban tiba-tiba melompat dari sepeda motor.
GGM dilaporkan berlari mengejar anak-anak di pinggir jalan, lalu berlari pagar dan masuk ke area sekitar lokasi hingga menghilang dari pandangan.
“Rekan-rekan korban bersama warga sekitar sempat berusaha mencari korban dengan memasuki kawasan tersebut melalui pintu belakang,” jelas Iptu Hempy Ona, Kamis (16/7/2026).
Setelah pencarian, rekan-rekan korban menemukan GGM di dekat sebuah tembok dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Warga dan Saksi kemudian memindahkan posisi korban mendekati pagar sebelum pihak polisi tiba di lokasi.
Setibanya di lokasi, personel Piket Patroli Polsek Mimika Baru langsung memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis Satreskrim Polres Mimika kemudian melakukan identifikasi awal terhadap jasad korban.
Dari hasil pemeriksaan luar secara fisik, memastikan polisi tidak menemukan adanya indikasi atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Hasil pemeriksaan awal oleh Tim Inafis di lokasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Meski begitu, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi dari pihak rumah sakit dan penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik," kata Hempy.
Setelah olah TKP selesai pada Rabu malam, jenazah GGM langsung dievakuasi ke RSUD Mimika untuk menjalani visum dan pemeriksaan medis lanjutan.
Polisi kini masih mengumpulkan keterangan tambahan dari pihak keluarga maupun saksi di lokasi kejadian.
(Editor: Ahmad)









