Translate

Redaksi Tabuka News | 29 March 2026

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian, Situasi Kapiraya Aman Terkendali

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian, Situasi Kapiraya Aman Terkendali


TIMIKA, TabukaNews.com  - Kapolsek Mimika Barat / Padal 1 Kapiraya Mimika Barat Tengah, Ipda Muhamad Yani, memberikan klarifikasi terkait kondisi keamanan di wilayah Kapiraya, menyusul beredarnya laporan mengenai perpindahan warga dari tiga kampung, yakni Kapiraya, Wumuka, dan Wakia.

Kapolsek menyatakan bahwa situasi di lapangan saat ini berada dalam keadaan aman dan terkendali. Pernyataan ini disampaikan guna menanggapi kekhawatiran masyarakat akan potensi konflik di wilayah tersebut.

Dalam wawancara melalui sambungan telepon pada Sabtu (28/3/2026), Ipda Muhamad Yani menjelaskan bahwa aktivitas warga tetap berjalan meski sempat terjadi konsentrasi massa di beberapa titik. Ia menegaskan tidak ada mobilisasi pengungsian keluar wilayah secara masif.

“Untuk situasi di Kapiraya dan sekitarnya dalam keadaan terkendali tanpa ada gangguan kamtibmas lainnya,” tegas Kapolsek.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan warga di area Lopon bukanlah bentuk pengungsian, melainkan penggunaan lokasi tersebut sebagai titik kumpul sementara.

“Mereka bukan mengungsi, hanya berkumpul di Lopon karena itu sebagai titik kumpul. Memang warga kilometer 4 ini yang dekat dengan sekolah SD Negeri Inpres 2 Uta yang ada Kapiraya ini banyak yang berkumpul semua di pelabuhan nol namanya kilometer 0, pelabuhan Kapiraya,” kata Kapolsek.

Pihak kepolisian telah mengimbau warga untuk kembali ke kediaman masing-masing guna memastikan pemukiman tidak dalam keadaan kosong.

“Namun kami sudah sampaikan kembali ke rumah masing-masing, bersihkan, ataupun kembali dihuni rumahnya supaya tidak kosong. Namun mereka masih mau bertahan di Lopon dengan alasan berkumpul di bawah. Tapi kami yakinkan keamanan terjamin,” imbuhnya.

Terkait fasilitas umum, layanan kesehatan di Puskesmas Kampung Uta dilaporkan tetap beroperasi secara normal untuk melayani masyarakat. Namun, sektor pendidikan masih menghadapi kendala operasional akibat belum kembalinya tenaga pengajar ke wilayah tersebut.

Pihak kepolisian yang bertugas melakukan pengamanan telah memberikan jaminan keamanan agar tenaga pendidik dapat segera kembali beraktivitas di SDN Inpres Uta 2 Kapiraya. Meski demikian, hingga kini belum ada tenaga pendidik yang kembali bertugas.

“Kami sudah yakinkan, jamin keamanan bagi para kepala sekolah maupun para guru yang ada untuk keamanannya kami jamin. Saya sendiri pastikan itu,” ujar Ipda Muhamad Yani.

Guna menjaga stabilitas jangka panjang, aparat keamanan terus mengedepankan patroli dialogis dan pendekatan persuasif kepada warga. Pihak otoritas juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Mengenai substansi sengketa yang menjadi latar belakang kekhawatiran warga, kepolisian meminta masyarakat agar menyerahkan sepenuhnya penyelesaian persoalan tapal batas kepada instansi berwenang sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.(Ahmad)