Translate

Redaksi Tabuka News | 07 March 2026

Polisi Amankan 7 Pelajar dan Belasan Busur Panah Terkait Aksi Saling Serang di Depan SMK Petra Timika

Polisi Amankan 7 Pelajar dan Belasan Busur Panah Terkait Aksi Saling Serang di Depan SMK Petra Timika


TIMIKA, TabukaNews.com – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Mimika bergerak cepat merespons aksi saling serang antar kelompok pelajar yang terjadi di depan SMK Petra, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (7/3/2026).

Kasi Humas Polres Mimika, IPTU Hempy Ona, menjelaskan bahwa insiden tersebut pecah sekitar pukul 11.48 WIT. Pertikaian ini diduga melibatkan sejumlah pelajar dari beberapa sekolah, di antaranya SMK Petra dan SMK Negeri 1 Mimika, serta sekolah lain di sekitar lokasi kejadian.

Dalam aksi tersebut, para pelajar terpantau saling melempar batu. Situasi sempat mencekam karena beberapa di antaranya terlihat membawa senjata tajam berupa busur panah, yang memicu gangguan keamanan bagi warga dan pengguna jalan.

"Menindaklanjuti laporan masyarakat, Tim Respon Polres Mimika yang dipimpin oleh Kanit Pam Obvit Sat Samapta Polres Mimika IPTU Reky bersama satu regu personel Sat Samapta dan satu personel Sat Intelkam segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan pembubaran massa pelajar," jelas IPTU Hempy.

Dalam upaya pembubaran tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh orang pelajar yang diduga terlibat langsung dalam aksi saling serang. Ketujuh pelajar tersebut kemudian digelandang ke Mapolsek Mimika Baru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, antara lain 18 buah busur panah, ​6 unit telepon genggam berbagai merek, dan 3 unit sepeda motor yang diduga milik para pelajar yang terlibat.

IPTU Hempy mengonfirmasi adanya kerugian materiil akibat insiden ini. Satu unit mobil Toyota Rush berwarna putih milik warga mengalami kerusakan pecah kaca pada bagian belakang akibat hantaman batu.

Berdasarkan interogasi awal, para pelajar yang diamankan mengaku tidak mengetahui pasti pemicu utama bentrokan tersebut. Mereka berdalih hanya ikut-ikutan setelah melihat adanya keributan di lokasi.

Saat ini, situasi di Jalan Budi Utomo dilaporkan telah kembali kondusif. Aparat kepolisian telah melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan memberikan imbauan tegas kepada para pelajar agar tidak mengulangi aksi serupa yang dapat merusak masa depan mereka serta mengganggu ketertiban umum.(Ahmad)