Merawat Kesehatan Para Penyembuh Di Mimika
MIMIKA, TabukaNews.com — Di balik padatnya jadwal pelayanan dan hilir mudik pasien di ruang perawatan, ratusan tenaga kesehatan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, sejenak melepas penat. Raket bulu tangkis dipukul presisi dan bola sepak meluncur di lapangan mini soccer. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang puncaknya jatuh pada Oktober 2026, para pelayan medis ini memilih memulai selebrasi lewat olah fisik.
Bukan sekadar perayaan rutin, gelaran olahraga yang diawali pada Kamis, 24 September 2026, ini menjadi momentum konsolidasi langka. IDI Cabang Timika berhasil merangkul 10 organisasi profesi kesehatan lintas disiplin di Mimika untuk berdiri di satu lapangan yang sama.
Ke-10 organisasi profesi tersebut meliputi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Perhimpunan Radiografer Indonesia (PARI), Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI), serta HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia).
Dokter Umum Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Mimika, dr. Bobby Karema, mengungkapkan bahwa kompetisi ini dirancang bukan sebagai ajang adu gengsi, melainkan arena untuk mempererat silaturahmi antar-fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta.
“Kita dari IDI dalam rangka memperingati ulang tahun IDI yang ke-76 yang akan jatuh pada bulan Oktober. Kita akan menyelenggarakan beberapa event, diawali dengan badminton dan mini soccer,” ujar Bobby saat ditemui di Timika, Kamis (24/9/2026).
Di cabang bulu tangkis, kompetisi berlangsung sengit dengan keterlibatan 17 tim yang mewakili rumah sakit, puskesmas, klinik, apotek, hingga lembaga mitra kesehatan. Hingga pekan ini, turnamen badminton telah memasuki babak delapan besar.
Di balik riuh kompetisi, ada pesan mendalam yang ingin disampaikan. Pemilihan olahraga sebagai pembuka rangkaian peringatan HUT IDI membawa misi edukasi: menggeser paradigma pelayanan dari kuratif menuju preventif. IDI mendorong agar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dimulai dari garda terdepan layanan medis itu sendiri.
“Kenapa kita pilih olahraga? Ini kita lakukan untuk mengajak insan-insan yang bekerja di fasilitas kesehatan untuk menjadi lebih sehat dengan berolahraga,” kata Bobby.
Ia menggarisbawahi pentingnya keteladanan dari insan kesehatan sebelum mengajak publik luas mengubah gaya hidup. “Pelayan yang sehat, kita bisa mengajak masyarakat untuk ikut sehat dengan berolahraga. Didahului dari diri sendiri tentunya,” ujarnya.
Pendekatan ini dinilai krusial di tengah pola penyakit masyarakat yang kerap baru ditangani ketika memasuki fase akut. Melalui kebiasaan berolahraga, kebugaran dan imunitas tubuh dapat terjaga sehingga masyarakat tidak gampang jatuh sakit.
“Selama ini kita dari kesehatan selalu mengobati orang pada saat dia sakit. Tentunya kita ingin melakukan pendekatan yang berbeda, bagaimana mengajak masyarakat untuk merubah pola hidup dengan berolahraga supaya terbentuk tubuh yang sehat,” jelas Bobby.
Usai agenda olahraga, IDI Timika telah menyiapkan aksi sosial skala besar. Sebuah kegiatan bakti sosial dan pengobatan gratis direncanakan berlangsung di Mapur Jaya, dengan target menjangkau sekitar 2.000 warga. Rangkaian peringatan ulang tahun ini nantinya akan dilanjutkan dengan simposium ilmiah bagi para dokter di Timika, sebelum ditutup dengan malam keakraban (gala dinner).
Inisiatif kolaboratif ini diharapkan tidak menjadi agenda sekali pakai. IDI berharap semangat sinergi lintas profesi kesehatan di Mimika terus berlanjut dan menjangkau spektrum publik yang lebih luas di masa mendatang.
“Harapannya tentunya turnamen ini bukan hanya sekali tahun ini. Diharapkan tahun depan kita akan lakukan dan selenggarakan lagi. Ini yang pertama, tahun depan mungkin dengan rahmat Tuhan kita akan selenggarakan yang kedua, bahkan lebih besar cakupannya, mengajak masyarakat luas ikut berolahraga,” pungkas Bobby.
Penulis: Desy
Editor: Ahmad









