Membina Bakat, Merawat Damai: Final Kapolda Papua Tengah Cup IV 2026

Proses penutupan Kapolda Cup VI Mini Soccer 2026 di Goldstone Arena, Minggu malam, 26 Juli 026. (Foto: Humas Polres Mimika).

Membina Bakat, Merawat Damai: Final Kapolda Papua Tengah Cup Iv 2026

MIMIKA, TabukaNews.com — Panggung olahraga di Papua Tengah kini didorong bukan sekadar sebagai ajang perebutan piala, melainkan strategi kebudayaan untuk menjaring bakat muda sekaligus merawat stabilitas keamanan daerah. 

Visi tersebut mengemuka saat Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup IV 2026 resmi ditutup di Goldstone Arena, Kabupaten Mimika, Minggu malam, 26 Juli 2026.

Intan Cairo FC keluar sebagai juara usai menundukkan tim tuan rumah, Goldstone FC, dengan skor telak 5-2 pada partai pamungkas. Laga final ini disaksikan langsung oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini beserta jajaran Forkopimda.

Pemerintah Kabupaten Mimika menilai turnamen semacam ini krusial sebagai fondasi jangka panjang pengembangan sumber daya manusia di tanah Papua. 

Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan Mimika, Petrus Pali Ambaa, mengapresiasi konsistensi kepolisian dalam menyediakan ruang pembinaan yang berkesinambungan.

“Turnamen ini bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan, membangun solidaritas, menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pecinta olahraga di Papua Tengah,” tutur Petrus.

Ia menegaskan, Pemkab Mimika berkomitmen penuh menyokong pembinaan olahraga lintas sektor untuk melahirkan atlet-atlet yang mampu bertarung di level nasional maupun internasional.

​“Olahraga memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui olahraga, kita belajar tentang kerja keras, kejujuran, disiplin, menghargai aturan, serta menerima kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada,” terangnya.

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menggarisbawahi bahwa ajang olahraga merupakan instrumen efektif pencegahan konflik dan perajut harmoni sosial.

“Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup IV ini bukan sekadar ajang untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali persaudaraan, membangun persatuan, menumbuhkan semangatsportivitas, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat Papua Tengah,” kata Jermias.

Jermias mengapresiasi seluruh lapisan masyarakat dan personil pengamanan gabungan yang menjaga atmosfer kompetisi tetap kondusif sejak babak penyisihan hingga laga puncak.

Melalui kolaborasi antara pembinaan bakat dan pendekatan keamanan berbasis komunitas, kejuaraan ini diharapkan menjadi cetak biru bagi pembangunan olahraga yang berkelanjutan di Papua Tengah.

(Editor: Ahmad)

Iklan