Translate
Redaksi Tabuka News | 03 January 2026Marshalling Area Jenderal Ahmad Yani di Timika Diresmikan
TIMIKA, TabukaNews.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI), Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin meresmikan Marshalling Area Jenderal Ahmad Yani di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Acara peresmian ini dilakukan pada Jumat, 2 Januari 2026, bertempat di Aula Yonif 754/ENK, dirangkaikan dengan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).
Turut hadir sejumlah perwira TNI seperti Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema Mayjen TNI Lucky Avianto serta Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Sabtu (3/1/2026) dijelaskan bahwa kegiatan diawali dengan KPLB yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Adapun prajurit yang dilaporkan naik pangkat sebanyak 115 orang. Mereka naik pangkat sekaligus dengan menerima piagam penghargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa pemberian KPLB merupakan bentuk perhatian pimpinan TNI terhadap prajurit yang telah menunjukkan kinerja optimal serta pengabdian yang tinggi dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan negara.
“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme dan semangat pengabdian,” katanya.
Kemudian, Panglima TNI dalam kesempatan yang sama menyampaikan, Penghargaan dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa ini sebagai bentuk apresiasi Negara atas pengabdian dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kenaikan Pangkat Luar Biasa dapat terus diberikan kepada prajurit TNI tanpa adanya batasan, sepanjang didasarkan pada prestasi yang telah dicapai,” imbuhnya.
Sementara itu, perlu diketahui bahwa peresmian Marshalling Area Jenderal Ahmad Yani ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI.
Khususnya, Komando Operasi Habema, guna mewujudkan stabilitas keamanan yang berkelanjutan serta mendukung percepatan pembangunan nasional di wilayah Papua.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pimpinan pusat dan satuan di wilayah semakin kuat, serta mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Ahmad)