Korban Penculikan Kkb Di Jila Diserahkan Ke Keluarga Usai Perawatan Medis
MIMIKA, TabukaNews.com — Setelah menjalani perawatan medis dan pendampingan psikologis intensif selama 11 hari di Rumah Sakit Bhayangkara Timika, Demerina Uamang akhirnya dipulangkan ke tengah keluarganya di Kompleks Jembatan Selamat Datang, Jalan Cenderawasih SP2, Timika, Mimika, Papua Tengah, Jumat (25/9/2026).
Wanita yang sedang mengandung tersebut merupakan korban penculikan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, yang diculik secara paksa sejak Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2026.
Penyerahan resmi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Polres Mimika, jajaran Polda Papua Tengah, dan Satgas Damai Cartenz 2026. Pemulangan korban dimulai pukul 11.07 WIT menggunakan mobil ambulans Satgas Damai Cartenz. Setibanya di rumah kediaman sekitar pukul 11.40 WIT, Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menyerahkan langsung Demerina kepada perwakilan keluarga, Yulianus Uamang.
Prosesi penyerahan ini turut disaksikan oleh sejumlah pejabat instansi kepolisian, antara lain Dir Intelkam Polda Papua Tengah Kombes Supriyagung, Wakil Ketua Satgas Humas Damai Cartenz 2026 AKBP Andri Alam, Wakapolres Mimika Kompol J. Limbong, Kasat Intelkam Polres Mimika AKP Safri Patenrengi, Kapolsek Jila Iptu Hempy Ona, Kasie Propam Iptu Rumte Yongky Ateng, serta Plt. Karumkit RS Bhayangkara Dhria Brata Cartenz Ipda dr. Marlina Putri.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menyampaikan apresiasinya atas keselamatan korban yang berhasil melalui masa-masa kritis masa penyanderaan hingga proses pemulihan medis.
“Kita patut mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena Demerina sudah kembali dengan selamat. Kami berharap kondisi Demerina segera pulih, baik secara fisik maupun mental, serta kehamilannya berjalan lancar hingga proses persalinan nanti,” kata AKBP Alredo.
Berdasarkan keterangan kepolisian, pelarian Demerina berlangsung dramatis. Di tengah pengawasan ketat kelompok bersenjata di wilayah Distrik Jila, ia memanfaatkan celah kelengahan para penyandera yang tertidur lelap untuk meloloskan diri. Setelah berhasil melarikan diri, ia ditemukan oleh petugas dan dievakuasi ke RS Bhayangkara Timika untuk mendapatkan pertolongan medis sejak 14 September 2026.
Keterangan dari korban menjadi pijakan penting bagi penyidik untuk memetakan motif penyerangan sekaligus merancang strategi pengamanan di area konflik pegunungan Mimika.
"Kapolres Mimika juga berharap keluarga dapat membantu memberikan informasi yang diperlukan kepada aparat kepolisian guna mendukung proses pendalaman terhadap peristiwa penculikan yang dialami korban," tuturnya.
Langkah pendalaman fakta ini dinilai vital guna mendukung skenario perlindungan serta tindakan evakuasi lanjutan bagi warga sipil di wilayah berisiko tinggi.
Mewakili pihak keluarga, Yulianus Uamang menyampaikan rasa terima kasih atas penanganan medis dan pengawalan keamanan yang diberikan aparat hingga Demerina tiba di rumah.
“Kami dari keluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh pihak yang telah membantu, merawat, hingga membawa Demerina kembali ke rumah dalam keadaan sehat. Kami hanya bisa berdoa semoga Tuhan membalas semua kebaikan yang telah diberikan,” ujar Yulianus Uamang.
Kendati kondisi fisik dan mental Demerina dinyatakan stabil oleh tim dokter RS Bhayangkara, pemantauan berkala terhadap kehamilannya akan terus dilakukan bersama pihak keluarga hingga persalinan. Di lain sisi, aparat kepolisian memastikan pengejar dan penyelidikan hukum terhadap kelompok penyandera di Distrik Jila tetap terus bergulir.
Editor: Ahmad









