Kapolda Papua Tengah Rancang Strategi Baru Amankan Mimika
MIMIKA, TabukaNews.com - Kunjungan resmi perdana Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, ke Mako Polres Mimika di Jalan Agimuga, Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Selasa (19/5/2026), menjadi momentum krusial.
Bagi jenderal bintang satu ini, langkah kakinya ke Mimika bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan sebuah perjalanan pulang ke markas yang pernah dipimpinnya selama lebih dari dua tahun.
Kehadirannya membawa energi ganda, yakni merawat kedekatan emosional dengan jajaran personil lama, sekaligus meletakkan fondasi visioner untuk menjawab tantangan masa depan Mimika.
"Hari ini saya hadir, saya berhadapan lagi dengan mantan anggota saya dulu waktu Kapolres, sekarang banyak yang sudah jadi perwira," kata Rontini di sela-sela kunjungan.
Reuni hangat ini memberikan kepuasan tersendiri bagi Rontini saat melihat para anggotanya, termasuk yang telah purnatugas, dalam kondisi prima.
“Lihat kondisi mereka sehat, happy, nah itulah kepuasan saya berkunjung hari ini ke Mimika,” katanya.
Namun, di balik atmosfer nostalgia tersebut, Sang Kapolda langsung bergerak cepat memetakan lanskap keamanan Mimika yang kini kian dinamis dan kompleks.
Berdasarkan laporan terkini, Mimika tengah menghadapi tantangan serius berupa rentetan tindak pidana beruntun, dengan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebagai salah satu kerawanan utama di antara 10 jenis kejahatan prioritas.
Rontini menyoroti pola kriminalitas ini dengan pandangan kritis demi merancang sistem pencegahan yang lebih taktis.
“Masa dalam satu hari kejadian itu sekian rentetan peristiwa terjadi dalam waktu dan kesempatan yang sama? Nah, itulah yang kita upaya untuk ke depan," ujarnya.
Sadar bahwa menghapus kejahatan secara total adalah hal mustahil, Rontini yang berkedudukan di Nabire berkomitmen penuh untuk merumuskan formula baru bersama Kapolres Mimika demi menekan angka kriminalitas secara signifikan.
Strategi ini tidak hanya mengandalkan kekuatan represif kepolisian, melainkan sebuah gerakan kolaboratif yang melibatkan kesadaran kolektif warga lokal. "Perlahan tapi pasti, butuh support dari semua warga masyarakat,” tegas Rontini.
Karakter visioner Rontini juga terlihat jelas saat ia memperluas fokus kunjungannya ke sektor pendidikan dasar di TK Bhayangkari Mimika.
Meski mengapresiasi progres positif sekolah di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari tersebut, ia langsung mengidentifikasi tantangan keterbatasan SDM yang hanya digerakkan oleh satu kepala sekolah dan empat guru honorer.
Bagi Rontini, investasi terbaik untuk keamanan jangka panjang suatu daerah justru dimulai dari pembentukan karakter anak usia dini.
“Mungkin ke depan perlu kita tingkatkan, karena metode pembelajaran menurut saya dari TK itulah kita bisa tanamkan nilai-nilai yang positif,” ujarnya.
Kunjungan perdana ini menegaskan arah kepemimpinan Brigjen Pol. Jermias Rontini di Papua Tengah: memperkuat loyalitas internal dari dalam, membangun ketahanan sosial melalui pendidikan, dan mengesekusi strategi keamanan baru yang adaptif terhadap zaman. (Ahmad)








