Jaring Aspirasi Warga, Yustina Timang Gelar Reses III di Kelurahan Otomona

-

Jaring Aspirasi Warga, Yustina Timang Gelar Reses Iii Di Kelurahan Otomona

Timika,Tabukanews.com

Dalam rangka menjaring aspirasi warga pada Dapilnya, Anggota DPRD Kabupaten Mimika dari Partai NasDem, Yustina Timang menggelar reses tahap III di  Kelurahan Otomona, Distrik Mimika Baru, Sabtu (17/12/2022).

Dalam kesempatan itu, Yustina Timang mendengarkan aspirasi serta keluhan warga mengenai Daerah Aliran Sungai (DAS) yang tertutup oleh sampah, sehingga mengakibatkan banjir ketika hujan tiba. Selain itu, warga juga menyampaikan aspirasi untuk peningkatan jalan dan lampu jalan, drainase, penerima bantuan langsung, penanganan sampah,  dampak dari jalan satu arah di Budi Utomo,  pos kamling, dan keluhan soal kwalitas pengaspalan jalan Nawaripi – SP 1.
Adapun usulan serta aspirasi warga sebagai berikut.

Ambo Roa Ketua RT 8 mengeluhkan sistem drainase yang ada di Jalan Pendidikan yang kini dipenuhi sampah dan material pasir, sehingga pada saat hujan parit meluap dan menggenangi jalan dan rumah warga.

“Mohon untuk dapat diperjuangkan kepada pemerintah melalui dinas tehnis agar ada program pembersihan parit, aliran air dapat normal. Termasuk program pengadaan motor sampah kami sangat butuhkan, ini mohon jadi atensi,” Keluhnya.

Ambo Roa juga mengusulkan agar ada perhatian pemerintah untuk perumahan layak huni bagi orang tak mampu khususnya bagi Orang Asli Papua.

Hal senada juga dikeluhkan warga yang berdomisli di Jalan Yos Sudarso Sefana, yang mengeluhkan genangan air yang terjadi di Jalan Yos Sudarso depan Gereja Torsina.

“Akibat parit dipenuhi sampah dan saat hujan air meluap ke jalan sehingga mengganggu arus lalulintas, bahkan akibat genangan ini bisa menimbulkan bahaya kecelakaan lalulintas. Karena itu, kami mohon agar ada program pembersihan parit,”keluhnya.

Sefana juga meminta agar pemerintah dan pihak kelurahan untuk memberikan ketegasan bagi warga yang membangun rumah dan bangunan tidak sampai ke badan jalan atau dipinggir jalan.

Warga lainnya Herenz, menegaskan bahwa selama ini berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan belum berjalan secara maksimal, lebih khusus soal kebersihan dan normalisasi sungai.

“Dari jalan baru sampai ke Jalan tembus Hasanudin harus diutamakan, agar diusulkan tidak hanya melaui APBD Mimika tapi juga didorong agar ada bantuan melalui dana APBN. Sudan beberapa kali kami usulkan untuk bantuan perumahan bagi warga kurang mampu untuk OAP, ini tolong menjadi prioritas untuk diperjuangkan di tahun tahun mendatang,”katanya.

Sementara Riky Ririhena keluhkan pengaspalan jalan yang sedang dilaksanakan sekitar Kampung Nawaripi sampai SP 2 tidak berkualitas, bahkan rawan bagi pengendara kendaraan yang melintas.

“Pembangunan jalan menuju RSUD itu hancur sekali, pembangunan asal asalan. Ini harus menjadi atensi bagi Pemerintah, ini membangun aspal yang harusnya memperlancar arus kendaraan, malah mengganggu keselamatan pengendara, “keluh Riki.

Menaggapi beberapa usulan warga, anggota DPRD Mimika, Yustina Timang mengaku seluruh aspirasi warga akan diperjuangkan dan didorong untuk bisa diakomodir oleh pemerintah.

“Selaku perwakilan rakyat yang duduk dilembaga DPRD, sudah menjadi kewajiban untuk melayani dan menjadi perantara dalam memperjuangkan semua usan dan aspirasi warga. Untuk usulan mobil sampah, saya akan doronf melalui pokir. Semoga tahun depan sudah bisa terealisasi, karena soal kebersihan itu menjadi permasalahan yang dikeluhkan warga Mimika sehingga akan menjadi atensi buat saya, “tegas Yustina Timang.

Terkait soal kebersihan menurut Yustina Timang harus adanya kesadaran dari warga untuk memelihara kebersihan,  salah satunya dengan tidak membuang sampah di sungai dan parit. Untuk mengatasi soal parit yang tersumbat, warga semestinya bisa bekerja secara gotong royong untuk membersihkan. Tanpa kesadaran warga, maka persoalan sampah akan terus menjadu masalah.

“Khusus untuk bantuan perumahan, kemarin kemarin saya sudah bantu bangun rumah layak huni untuk salah satu warga Papua. Program perumahan ini secara bertahap diusulkan, jadi warga yang mau mendapatkan bantuan rumah harus memiliki tanah yang bersertifikat, “katanya.

Usai menggelar pertemuan, Yustina Timang juga menyerahkan bantuan kepada warga berupa sembako dan minuman dalam mengambut perayaan Natal. (**)

Iklan