IFRC 2026: Freeport Beri Ruang Edukasi Penanganan Bencana Bagi Pelajar di Mimika   ​

Guru pendamping dan pelajar dari SMANSA Mimika usai menyaksikan kompetisi yang berlangsung di Training Ground Kuala Kencana Fireground. (Foto: Dok. Smansa Mimika).

Ifrc 2026: Freeport Beri Ruang Edukasi Penanganan Bencana Bagi Pelajar Di Mimika ​

MIMIKA, TabukaNews.com — Di tengah bentang alam Mimika yang dinamis, kesadaran menghadapi potensi bencana alam harus ditanamkan sejak dini. 

Langkah strategis ini tercermin jelas di Fireground Kuala Kencana, tempat PT Freeport Indonesia (PTFI) menghadirkan ruang edukasi keselamatan darurat bagi generasi muda dan para pelajar SMP & SMA melalui perhelatan Indonesia Fire and Rescue Competition (IFRC) ke-8 2026.

Sebanyak 35 siswa dan empat guru pendamping dari SMA Negeri 1 Mimika mendapat kesempatan melihat langsung lokasi ajang pencarian bakat penyelamatan tersebut untuk mengenal dunia evakuasi darurat dan mitigasi risiko secara langsung. 

Kehadiran para pelajar ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari visi jangka panjang dalam membangun budaya siaga bencana yang berkelanjutan di tanah Papua.

Sebelum meninjau arena kompetisi secara langsung, Panitia IFRC bersama PTFI dan tim penyelamat profesional terlebih dahulu telah membekali para siswa di sekolah-sekolah.

Materi yang diberikan mencakup pemahaman mitigasi dasar, teknik pemadaman api secara mandiri, pengenalan cara memberikan bantuan nafas buatan, cara merawat luka tersayat, hingga simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).

Di lokasi kompetisi di Kuala Kencana, antusiasme para pelajar terlihat jelas saat mereka menjajal berbagai stan pameran, mencoba peralatan evakuasi modern, serta mengikuti permainan edukatif yang dirancang untuk melatih kecepatan bertindak dalam situasi darurat.

Salah seorang siswi kelas 10 SMA Negeri 1 Mimika, Yunifer Putri Silaka, mengaku bersyukur bisa menjadi bagian dari pengalaman berharga tersebut bersama rekan-rekannya sejak pukul 07.15 hingga 11.00 WIT.

"Perasaan saya sangat senang sudah mengikuti kegiatan ini. Saya sangat bersyukur karena dipilih," ujar Yunifer.

Ia pun mengapresiasi fasilitas transportasi dan dukungan penuh yang diberikan oleh PTFI sehingga kegiatan edukatif ini dapat berjalan lancar. 

Lebih jauh, Yunifer menaruh harapan besar agar program pembekalan keselamatan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang dengan jangkauan peserta yang lebih luas ke berbagai sekolah di Mimika.

"Harapan saya ke depan semoga tahun-tahun selanjutnya selalu ada karena ini sangat meriah. Semoga ini bukan cuma untuk satu sekolah saja," kata Yunifer.

Melalui inisiatif ini, PTFI membuktikan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada aspek operasional pertambangan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menyiapkan generasi masa depan Mimika yang tangguh, sadar keselamatan, dan tanggap menghadapi bencana.

Editor: Ahmad

Iklan