Disperindag Batal Gelar Pasar Murah Mitan, Kepala Kampung Diamuk Warga
TIMIKA, Tabukanews.com - Kepala Kampung Mandiri Jaya, Distrik Wania, Elias Mirip, menyatakan kekecewaannya lantaran kegiatan Operasi Minyak Tanah Murah oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, tidak jadi digelar di kampung yang dipimpinnya.
Kepada media via sambungan telpon, Kamis (14/12/2023), Elias mengatakan warga marah kepada dirinya, lantara sudah terlanjur mengumumkan kegiatan itu sehingga warga antusias datang berharap bisa mendapatkan mintak tanah bersubsidi seharga Rp. 4.000 / liter.
“Warga marah saya. Kenapa Disperindag sudah sampaikan surat akan buat operasi pasar, ditulis di situ tanggal 13 Desember. Tapi sampai saat ini sudah tanggal 14 Desember, orangnya tidak datang-datang. Ini penipuan publik,” kesal kepala kampung di Distrik Wania itu.
Ia menuturkan, surat pemberitahuan pelaksanaan operasi pasar minyak tanah yang ditandatangani Kepala Dinas Petrus Pali Amba itu, sampai kepadanya pada Hari Minggu kemarin. Alamat tujuan surat kepada jemaat gereja Elias Mirip yaitu GKII Getsemani.
Elias menambahkan, warga begitu antusias menyambut program Disperindah Mimika yang melibatkan PT Mimika Viraisha Abadi dengan menyediakan kuota sebanyak 5.000 liter. Namun sayangnya kegiatan itu tidak dilaksanakan hingga pada jadwal tanggal yang ditetapkan.
“Kami kecewa dan malu kepada warga, karena mereka antusias tapi sampai sekarang mereka tunggu kegiatan pasar murah yang dibuat Disperindag,” tandasnya. (Manu)









