Dinkes Mimika Genjot Kapasitas Nakes Tekan Kasus Campak Dan Pd3i
MIMIKA, TabukaNews.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggembleng kemampuan teknis para tenaga kesehatan di wilayahnya. Langkah ini diambil guna mempercepat capaian cakupan imunisasi, memperketat deteksi dini penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), serta mengoptimalkan pemantauan kesehatan balita di tingkat masyarakat.
Penguatan kapasitas tersebut diwujudkan melalui pelatihan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Deteksi Dini PD3I, serta Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) yang digelar di Hotel Swiss-Bellin Hotel Timika, Senin (28/9/2026).
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Linus Dumatubun, menegaskan pentingnya pembenahan kualitas pelayanan kesehatan dasar untuk membendung penularan penyakit mematikan pada anak.
“Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang penting untuk mencegah penyakit, kecacatan, hingga kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” jelas Linus saat membuka kegiatan.
Ia menambahkan, ketajaman sistem surveilans PD3I di lapangan menjadi kunci utama pencegahan wabah. Respons cepat terhadap penemuan kasus dinilai krusial agar ancaman potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) dapat langsung diredam.
“Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang penting untuk mencegah penyakit, kecacatan, hingga kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” jelas Linus.
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mencatat, sepanjang Januari hingga Mei 2026, terdeteksi sebanyak 38 laporan kasus suspek campak-rubela di Mimika. Dari jumlah tersebut, efektivitas investigasi kasus terbilang responsif dengan capaian 97 persen berhasil diinvestigasi dalam waktu kurang dari tujuh hari.
Pelatihan ini berfokus pada peningkatan keterampilan praktis tenaga kesehatan, mulai dari penggunaan Buku KIA sebagai instrumen edukasi dan pemantauan status gizi serta imunisasi, mekanisme pencatatan dan pelaporan PD3I yang terintegrasi, hingga penanganan balita sakit berstandar MTBS.
Program ini terlaksana atas dukungan Department of State Amerika Serikat (U.S. DoS) melalui CORE Group Partners Project (CGPP), yang diimplementasikan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) berkolaborasi dengan Pemerintah Indonesia. Melalui kemitraan ini, Dinkes Mimika menargetkan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam mengenali serta melaporkan gejala awal penyakit menular secara dini.
Editor: Ahmad









