Dinkes Mimika Evaluasi Promkes Dan Microsite, Diikuti 26 Puskesmas
MIMIKA, TabukaNews.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggelar evaluasi komprehensif terhadap program Promosi Kesehatan (Promkes) dan sistem pelaporan digital microsite, guna menggeser metode penyuluhan konvensional ke arah inovasi visual yang lebih berdampak.
Agenda yang berlangsung di Timika pada Selasa (26/5/2026) ini melibatkan perwakilan dari 26 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh wilayah Mimika.
Evaluasi ditujukan untuk meninjau capaian indikator kinerja tenaga kesehatan serta menyelaraskan sistem pencatatan data ke kementerian pusat.
Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika, Dr. Sisma HL, menyatakan bahwa penguatan peran penanggung jawab Promkes sangat krusial karena sektor ini menjadi garda terdepan dalam membentuk pola hidup bersih dan sehat (PHBS) guna menekan angka penularan berbagai penyakit.
"Masyarakat sudah bosan dengan penyuluhan yang monoton. Melalui evaluasi ini, kami mendorong adanya inovasi-inovasi baru dalam menyampaikan pesan kesehatan," ujar Sisma kepada wartawan.
Sisma mencontohkan, pendekatan edukasi bahaya merokok tidak lagi cukup menggunakan selebaran atau gambar peringatan di kemasan.
Petugas di lapangan didorong menggunakan metode demonstrasi langsung, seperti menyalurkan asap rokok ke kapas untuk memperlihatkan endapan nikotin secara visual sebagai analogi kerusakan paru-paru.
Selain metode edukasi, fokus utama pertemuan satu hari ini adalah adaptasi terhadap fitur-fitur baru pada aplikasi pelaporan microsite.
Data yang diinput melalui platform ini nantinya diintegrasikan langsung secara berjenjang ke tingkat pemerintah provinsi hingga Kementerian Kesehatan.
Terkait tantangan geografis di Mimika yang mencakup wilayah pesisir dan pegunungan, Sisma mengakui masalah jaringan internet masih menjadi kendala utama dalam transmisi data secara real-time.
Meskipun sebagian besar wilayah operasional saat ini telah ditunjang oleh penyedia layanan internet satelit Starlink, kendala konektivitas lambat masih kerap terjadi.
"Petugas di wilayah pesisir atau pegunungan menyiasati hambatan ini dengan melakukan rekapitulasi data terlebih dahulu, kemudian menginput seluruh pelaporan saat mereka sedang berada di area kota," kata Sisma menambahkan.
Melalui pertemuan ini, Dinas Kesehatan Mimika menargetkan setiap Puskesmas dapat menyusun rencana tindak lanjut yang terukur guna memastikan kualitas pelaporan data kesehatan tetap terjaga di tengah pembaruan sistem digital kementerian. (Ahmad)








