Dinas Pendidikan Mimika Merekap Ulang Data 7 Ribu Anak Putus Sekolah
MIMIKA, TabukaNews.com — Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika tengah melakukan verifikasi dan validasi ulang terhadap data anak putus sekolah di wilayahnya.
Langkah ini diambil karena data awal yang mencatat sebanyak 7.000 anak putus sekolah yang diukur tidak akurat.
"Data awal itu sekitar 7.000-an, tapi menurut saya tidak valid. Ada yang sudah meninggal dunia atau sudah lulus sekolah, tapi namanya masih terdaftar," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Anthonius Welerubun, Kamis, 23 Juli 2026.
Saat ini, Dinas Pendidikan Mimika berkoordinasi dengan bidang teknis internal serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memperbarui data riil di lapangan.
Sebagai langkah penanganannya, Pemkab Mimika mengintervensi permasalahan ini melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di wilayah tersebut.
Program ini ditujukan untuk memfasilitasi anak-anak usia sekolah yang tidak memfasilitasi pendidikan formal agar tetap mendapatkan akses pembelajaran.
Intervensi ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mensukseskan program Wajib Belajar 13 Tahun.
Selain menuntaskan masalah anak putus sekolah, penguatan pendidikan usia dini (PAUD) juga menjadi fokus utama guna membangun kognisi, kreativitas, dan karakter anak sejak dini.
(Editor: Ahmad),









