Digitalisasi Arsip Mimika: 100 ASN Dilatih Akses Sistem Kearsipan Nasional

Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Setda Mimika, Yohana Paliling foto bersama pimpinan OPD dan perwakilan OPD. (Foto: Istimewa).

Digitalisasi Arsip Mimika: 100 Asn Dilatih Akses Sistem Kearsipan Nasional

MIMIKA, TabukaNews.com — Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mulai mendorong digitalisasi tata kelola kearsipan daerah untuk mempercepat pelayanan publik dan menyelamatkan memori sejarah daerah dari risiko kerusakan fisik. 

Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) di Timika, Kamis (01/10).

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika ini diikuti 100 peserta dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta delapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas.

Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Yohana Paliling, menegaskan bahwa arsip merupakan fondasi utama administrasi birokrasi yang menentukan akuntabilitas dan kepastian hukum pemerintahan.

“Pengelolaan arsip bukan sekadar tugas teknis kearsipan semata, melainkan fondasi utama kelancaran birokrasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah dan Distrik,” kata Yohana saat membacakan sambutan Bupati Mimika.

Menurut Yohana, penataan arsip yang sistematis, terklasifikasi, dan terdigitalisasi akan memangkas durasi pencarian dokumen formal yang kerap menghambat efisiensi pelayanan masyarakat.

Selain mempermudah administrasi internal, sistem ini disiapkan untuk mengamankan data daerah dari ancaman kelapukan dan bencana. Arsip berbentuk fisik rentan mengalami kerusakan akibat banjir, kebakaran, hingga faktor alam seperti rayap dan jamur.

Dalam struktur pengoperasiannya, aplikasi SIKN difungsikan khusus untuk mengelola arsip statis bernilai sejarah, pendidikan, dan penelitian. Sementara itu, platform JIKN bertindak sebagai portal publik yang dapat diakses masyarakat luas dari seluruh Indonesia.

Pemkab Mimika menargetkan daerahnya dapat menjadi simpul aktif dalam jaringan kearsipan nasional melalui pengunggahan data secara berkala.

"Karena itu, Pemerintah Kabupaten Mimika mendorong agar pengelolaan dan pengunggahan arsip daerah ke dalam SIKN dilakukan secara aktif. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadikan Kabupaten Mimika sebagai simpul aktif dalam jaringan kearsipan nasional," ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh pimpinan instansi daerah hingga tingkat distrik diminta menjadikan modernisasi kearsipan sebagai salah satu agenda prioritas.

“Dengan komitmen dan kerja sama seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan Distrik, saya yakin tata kelola kearsipan di Kabupaten Mimika akan semakin baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin prima dan pemerintahan kita semakin dipercaya,” ungkapnya.

Ketua Panitia Bimtek, Yulianus Maday, menjelaskan bahwa pelatihan mencakup pembekalan teori dan praktik input data agar pengelola arsip mampu menyajikan informasi yang sahih, akuntabel, dan berkelanjutan.

Agenda ini juga ditujukan untuk melacak dokumen-dokumen bersejarah di wilayah Mimika agar dapat dimasukkan ke dalam pangkalan data nasional.

“Tujuan lainnya adalah mendorong penerapan keterbukaan informasi publik serta memperkuat sistem kearsipan nasional sebagai memori kolektif bangsa,” pungkasnya.

Penulis: Desy 

Editor: Ahmad

Iklan