Diduga Alami Sesak dan Kejang, Pria 46 Tahun Tewas di Penginapan Sinar Ujung Mimika

Suasana di lokasi penemuan mayat di Penginapan Sinar Ujung, Jalan Pendidikan, Mimika, Papua Tengah, Rabu malam, 26 Agustus 2026.

Diduga Alami Sesak Dan Kejang, Pria 46 Tahun Tewas Di Penginapan Sinar Ujung Mimika

MIMIKA, TabukaNews.com — Tim gabungan Polres Mimika yang dipimpin langsung Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak bersama jajaran Pejabat Utama bereaksi cepat penemuan jasad seorang pria di Penginapan Sinar Ujung, Jalan Pendidikan, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (26/8/2026) malam. 

Korban teridentifikasi berinisial EN (46), warga Aikawapuka, Distrik Mimika Tengah, yang ditemukan tak bernyawa setelah mengalami kejang-kejang di area tangga penginapan. 

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan Saksi berinisial F dan penjaga penginapan berinisial RT, korban tiba dan check-in di Kamar 02 bersama seorang teman berusia sekitar pukul 20.27 WIT. 

Saat mendaftar, korban sempat mengarahkan petugas bahwa ia hanya akan menyewa kamar tersebut dalam rentang waktu yang singkat. 

“Korban menyampaikan bahwa dirinya hanya akan menggunakan kamar tersebut dalam waktu singkat,” jelas AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, Kamis (27/8/2026).

Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 21.30 WIB, situasi berbalik dramatis ketika korban tiba-tiba keluar kamar sambil berteriak memanggil teman acara. Menurut keterangan Saksi, kondisi fisik korban saat itu mulai memburuk dan menampilkan gejala medis berupa kejang-kejang. 

“Pada saat itu, korban terlihat mengalami kejang-kejang. Perempuan tersebut kemudian keluar dari kamar dengan membawa pakaian, sandal, dan tas milik korban,” ujar Kapolres mengutip hasil pemeriksaan awal di lokasi.

Saksi RT menambahkan bahwa korban sempat berusaha menyusul temannya yang berjalan meninggalkan area penginapan dengan membawa barang-barang milik korban. 

Namun, langkah korban terhenti saat berada di tangga bagian bawah penginapan akibat kondisinya yang kian melemah hingga akhirnya terduduk dan kehilangan kesadaran. 

Saksi kemudian berupaya membangunkan korban pada pukul 21.48 WIB, namun tubuh korban sudah tidak memberikan respons hingga akhirnya dipastikan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jasad korban saat ini telah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Mimika untuk menjalani pemeriksaan medis dan otopsi untuk memastikan penyebab kematian. Pihak kepolisian menyatakan belum bisa menarik kesimpulan akhir karena penyelidikan masih bergulir. 

Fokus utama penyidik ​​saat ini dialihkan pada pencarian identitas dan keberadaan perempuan yang bersama korban di dalam kamar, karena ia memegang peranan sebagai kunci saksi. 

Di samping menelusuri jejak rekan korban, kepolisian juga mendalami berbagai kemungkinan faktor penyebab kematian, mulai dari komplikasi kondisi medis mendadak, dugaan konsumsi zat tertentu, hingga potensi unsur pidana.

Editor: Ahmad

Iklan