Dewan Soroti Penarikan Guru dari Sekolah Swasta Rugikan Pembangunan Pendidikan Mimika

-

Dewan Soroti Penarikan Guru Dari Sekolah Swasta Rugikan Pembangunan Pendidikan Mimika

Tabukanews.com

Anggota DPRD Mimika, Haji Iwan Anwar, menyoroti kebijakan Dinas Pendidikan Mimika yang menarik seluruh guru ASN yang diperbantukan mengajar di sekolah-sekolah yayasan, dalam hal ini YPPK (Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik). Hal ini dinilainya telah merugikan pembangunan di bidang pendidikan di Mimika, lantaran aktifitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terbengkalai, apalagi sekarang ini masuk dalam masa ujian tengah semester.

Kepada awak media Senin (07/03/2022) Iwan Anwar yang duduk di Komisi A DPRD Mimika mengatakan, ia menyesalkan kebijakan penarikan guru itu justru membuat terjadinya penumpukan guru di sekolah negeri. 

Ia juga mempertanyakan, apakah kebijakan Dinas Pendidikan itu sudah sejalan dengan kebijakan Kepala Daerah Bupati Mimika, sebab dinilai justru mencederai Visi – Misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika yaitu “Mewujudkan Mimika Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera”.

Ke depan DPRD Mimika akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan agar ada kejelasan terkait hal ini.

Iwan Anwar Anggota DPRD Mimika Komisi A asal Partai Golkar itu menambahkan, amanat Undang-Undang Dasar 1945 ‘mencerdaskan kehidupan bangsa’ tidak mengatur hanya dapat dilakukan oleh pemerintah tapi juga oleh pihak swasta, dalam hal ini juga oleh YPPK di Mimika.

Menurutnya, sudah sejak dahulu sekolah YPPK menjadi ujung tombak dalam pelayanan di dunia pendidikan terlebih di daerah pesisir dan pegunungan Mimika. Oleh karenanya itu ia menilai kebijakan menarik bantuan guru bagi sekolah yayasan sangat tidak adil.

Ia berharap krisis pelayanan pendidikan ini bisa ditemukan solusi sehingga tidak ada generasi penerus bangsa di Kabupaten Mimika yang terabaikan pendidikannya, sehingga menjamin masa depan daerah Mimika tercinta. (Manu)

Iklan