Dewan Minta 70 Persen Kuota Honorer bagi OAP

-

Dewan Minta 70 Persen Kuota Honorer Bagi Oap

Tabukanews.com

Anggota DPRD Kabupaten Mimika Thobias Albert Maturbongs meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika mengakomodir 70 persen dari jumlah tenaga honorer bagi Orang Asli Papua (OAP) dan sisanya 30 persen bagi warga non-Papua. Hal ini guna mewujudkan affirmative action atau keberpihakan pemerintah daerah bagi pendayagunaan SDM asli Papua, khususnya Amungme dan Kamoro di Kabupaten Mimika. Diketahui jumlah tenaga honor yang diajukan OPD dan Distrik berjumlah 2.584 orang, yang kini tengah dicek validasinya.

Kepada wartawan Senin (07/03/2022), Maturbongs yang berada di Komisi A DPRD Mimika itu mengungkapkan, para tenaga honor memiliki peran penting sebagai pendukung operasional pemerintahan termasuk di kantor DPRD Mimika. Ia juga menyoroti tidak konsistennya pengangkatan kembali para tenaga honorer, seperti yang disaksikannya sendiri. Ia menduga ada tindak praktek titipan tenaga honor dari oknum tertentu.

Menurutnya, masalah yang disampaikan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mimika terkait kurangnya kapasitas SDM lokal Mimika bisa dicarikan solusi, seperti contohnya melatih dan memberikan pembekalan ilmu pengetahuan praktikal, sehingga putra-putri asli daerah bisa lolos mengerjakan soal-soal seleksi yang kini mengutamakan keahlian komputer.

Lagi katanya, masalah minimnya pendayagunaan SDM asli Papua di tanahnya sendiri bertalian erat dengan isu ‘merdeka’ yang terjadi di Papua dan bahkan di Kabupaten Mimika. Dengan pendekatan hati nurani dari pemerintah daerah, diyakininya bisa menjawab persoalan itu.

Thobias Albert Maturbongs Anggota DPRD Mimika asal partai PDI Perjuangan itu menambahkan, SDM asli Papua harus menjadi prioritas pemerintah daerah untuk mengisi berbagai posisi di OPD-OPD pemerintah. Sehingga benar-benar terjadi Orang Asli Papua menjadi tuan di atas tanahnya sendiri serta mampu melayani dan membangun daerahnya. (Manu)

Iklan