Bupati Mimika Laporkan Media Ke Polisi, Ketua Pbb: Pengadilan Ruang Pembuktian
MIMIKA, TabukaNews.com — Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Mimika menyatakan tetap berkomitmen mendukung kepemimpinan Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong hingga akhir masa jabatan.
Komitmen tersebut ditegaskan menyusul langkah hukum Bupati Mimika yang melaporkan salah satu media siber ke Kepolisian Resor Mimika terkait materi pemberitaan.
Ketua PBB Kabupaten Mimika yang juga anggota DPRK Mimika, Herman Gafur, menilai pelaporan yang dilakukan Johannes Rettob merupakan hak konstitusional setiap warga negara.
Menurutnya, langkah ini menjadi forum yang tepat untuk membuktikan kebenaran informasi sekaligus membendung opini yang dinilainya liar di tengah masyarakat.
“Kami selaku partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati, baik Johannes Rettob maupun Emanuel Kemong, sudah pasti Partai Bulan Bintang akan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap pemerintahan ini sampai lima tahun di sisa masa periodenya,” kata Herman saat ditemui, Senin (21/9/2026).
“Apa yang dilakukan Bupati Kabupaten Mimika sebagai warga negara, saya pikir tidak ada yang salah. Justru kita berikan respons yang positif. Artinya, supaya jangan ada lagi informasi liar terhadap pemberitaan di salah satu media yang seolah-olah Pak Bupati Johannes Rettob tidak taat asas,” imbuhnya.
Ia menggarisbawahi pentingnya transparansi dan pembuktian materiil dalam menghadapi persoalan pemberitaan yang dipersoalkan.
“Kalau seandainya yang disampaikan itu tidak benar, ya saya pikir tinggal dibuktikan. Ruang atau forum pengadilan itu merupakan ruang pembuktian,” ungkap Herman.
Herman juga mengimbau publik agar menyikapi persoalan ini secara objektif dan memisahkan kedudukan subjektif Johannes Rettob sebagai kepala daerah dengan haknya sebagai warga negara.
Di sisi lain, Herman memaparkan pentingnya ketaatan terhadap standar kode etik jurnalistik, khususnya pelaksanaan kewajiban konfirmasi serta penyediaan hak jawab guna menjamin akuntabilitas karya jurnalistik.
Sementara itu, mengenai iklim demokrasi di daerah, ia memastikan bahwa jajaran pemerintah daerah maupun partai pengusung tidak menutup diri dari masukan publik, selama kritik yang disampaikan memiliki bobot evaluatif yang membangun.
“Kita berharap semua, termasuk pemerintah ini, terbuka terhadap kritik dan saran. Tapi sifatnya kita berharap yang konstruktif. Kita percaya bahwa daerah ini akan maju dan berkembang bukan hanya pada Bupati dan Wakil Bupati kita, tapi daerah ini akan tumbuh dan berkembang atas semua partisipasi semua anak Mimika,” pungkasnya.
Editor: Ahmad









