Bpkad Gelar Penyusunan Analisis Laporan Pertanggungjawaban Apbd 2026
MIMIKA, TabukaNews.com — Dalam rangka mendukung tertib administrasi dan peningkatan kualitas pelaporan keuangan daerah, Badan Pengelolaan Keuang Daerah (BPKAD) Mimika menggelar kegiatan penyusunan analisis laporan pertanggungjawaban APBD 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor BPKAD, Jumat (24/9/2026) dibuka secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hery Onawame.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hery Onawame dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pertanggungjawaban APBD bukan hanya sekadar memenuhi kewajban administratif dan menyajikan angka-angka realisasi anggaran.
Lebih dari itu, pertanggungjawaban APBD harus mampu memberikan gambaran yang jelas mengenai sejauh mana anggaran telah dilaksanakan, bagaimana kinerja pendapatan dan belanja daerah, bagaimana pembiayaan dikelola, serta sejauh mana pelaksanaan program dan kegiatan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Karena itu, penyusunanan alisis pertanggungjawaban APBD memiliki arti yang sangat strategis. Melalui analisis yang baik, pemerintah daerah dapat mengetahui berbagai capaian maupun permasalahan dalam pelaksanaan anggaran, termasuk deviasi antara target dan realisasi, tingkat penyerapan anggaran, pencapaian program dan kegiatan, serta faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan APBD," kata Hery.
Hery mengatakan, analisis tersebut selanjutnya harus menjadi bahan evaluasi dan dasar dalam melakukan perbaikan pengelolaan keuangan daerah pada periode berikutnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan sebuah dokumen formal, tetapi benar-benar menghasilkan dokumen analisis pertanggungjawaban pelaksanaan APBD yang berkualitas, objektif, terukur, dan dapat digunakan sebagai bahan pengambilan kebijakan pemerintahdaerah.
"Dalam proses penyusunannya, saya meminta agar perhatian diberikan sekurang-kurangnya pada beberapa aspek penting yakni, analisis pendapatan daerah, analisis pembiayaan daerah, analisis kinerja program dan kegiatan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sub Bidang Pelaporan BPKAD Mimika, Ferdinand Panggalo Dalipang, SE, dalam laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa analisis laporan pertanggungjawaban APBD diperlukan untuk menilai pencapaian anggaran, efektivitas pengelolaan keuangan, serta mengidentifikasi permasalahan dan langkah perbaikannya.
Materi yang dibahas meliputi analisis realisasi pendapatan, belanja, pembiayaan, surplus-defisit anggaran, SiLPA, capaian program dan kegiatan, serta kesesuaian antara anggaran dan realisasi.
“Dengan kegiatan ini, kami berkomitmen mendorong perubahan dari sekadar orientasi penyerapan anggaran menuju pengelolaan anggaran yang berorientasi pada hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Desy
Editor: Ahmad









