Translate

Redaksi Tabuka News | 24 April 2026

Ambisi Menyulap Kawasan Kumuh Pasar Lama Jadi Paru - Paru Timika

Ambisi Menyulap Kawasan Kumuh Pasar Lama Jadi Paru - Paru Timika


MIMIKA, TabukaNews.com  — Wajah semrawut eks Pasar Swadaya—populer dengan sebutan Pasar Lama—di Jalan Yos Sudarso, Timika, dikabarkan akan segera berakhir. 

Pemerintah Kabupaten Mimika tengah berencana menggarap proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) guna mengubah kawasan kumuh tersebut menjadi paru-paru kota sekaligus ruang publik yang lebih manusiawi.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, memastikan proyek ini bukan sekadar rencana di atas kertas. Pemerintah daerah mengeklaim tahapan perencanaan dan identifikasi lahan telah berjalan maraton sepanjang tahun ini. 

Meski demikian, pemerintah masih menutup rapat lokasi tambahan lain yang juga dibidik untuk proyek serupa.

“Kami sudah melihat langsung dan membahas soal tanahnya. Memang untuk lokasi spesifik (selain Pasar Lama) belum kami sampaikan ke publik, nanti setelah prosesnya lebih jelas baru akan diumumkan," ujar Rettob kepada wartawan di Timika, Kamis, 23 April 2026.

Ambisi hijau ini bukannya tanpa sandungan. Johannes mengakui tantangan klasik yang membayangi proyek ini adalah status kepemilikan lahan. 

Sebagian besar area yang diproyeksikan menjadi jalur hijau ternyata milik masyarakat dan pemegang hak ulayat, bukan aset daerah.

Namun, Johannes memilih optimistis. Ia meyakini pendekatan persuasif kepada pemilik sertifikat dan masyarakat adat dapat memuluskan negosiasi. 

“Saya pikir tidak terlalu sulit, karena semuanya bisa dibicarakan dengan baik. Tahun ini sudah masuk tahap perencanaan,” katanya.

Titik krusial yang kini masuk radar prioritas adalah lapangan eks Pasar Swadaya. Kawasan ini bertahun-tahun menjadi sorotan karena kesemrawutan aktivitas pedagang yang mengabaikan estetika kota. 

Sebelum alat berat masuk, pemerintah berencana melakukan penertiban pedagang secara besar-besaran.

Keputusan ini menjadi ujian bagi pemerintah dalam mengelola dampak sosial, mengingat banyaknya pedagang yang menggantungkan hidup di sana. 

Johannes menegaskan pihaknya hanya menunggu momentum yang tepat untuk mengosongkan lahan sebelum konstruksi fisik dimulai. 

Jika tak ada aral melintang, pembangunan fisik di lapangan Pasar Lama ditargetkan mulai digarap tahun ini demi menyediakan ruang interaksi sosial yang selama ini minim di pusat kota.(Ahmad)