Akademi Sepak Bola Tiga Siswa Papua Dipanggil Tc Timnas U-16
MIMIKA, TabukaNews.com — Tiga talenta muda Papua Football Academy (PFA) resmi dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan ( Training Camp /TC) Tim Nasional Indonesia U-16. Siswa ketiga tersebut adalah Alfa Christiano Sawaki (asal Nabire), Daniel Febrianto (Merauke), dan Dicky Carthensz Marani (Jayapura).
Pemusatan latihan ini diselenggarakan berlangsung selama satu bulan, terhitung mulai 12 September hingga 11 Oktober 2026 di Surakarta, Jawa Tengah. Agendanya disiapkan sebagai fondasi awal membentuk kedalaman skuad menjelang Piala Dunia FIFA U-15, Piala Asia 2028, hingga pembentukan tim Garuda United untuk Elite Pro Academy U-18 musim 2026/2027.
Pemanggilan ini menegaskan dominasi pelatihan talenta dari Indonesia Timur yang terus konsisten menyokong kebutuhan tim nasional kelompok usia muda.
“Ini merupakan pemanggilan keempat bagi siswa PFA untuk mengikuti TC Timnas U16 selama tahun 2026. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, baik secara teknis, karakter & pola pikir sudah menjadi daya tarik tersendiri serta membuat Timnas Indonesia untuk terus melirik anak-anak dari Indonesia timur secara khusus PFA untuk mengikuti TC,” kata Direktur & EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia Claus Wamafma.
Ayat tersebut menegaskan, keinginan pelatihan menjadi titik krusial agar representasi pemain muda asal Papua di level nasional tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga keunggulan kualitas teknis maupun mentalitas bersaing.
“Kami berharap pemanggilan siswa PFA ke Training Center Timnas terus bertambah setiap tahun. Yang terpenting bukan hanya kuantitas pemain yang dipanggil, tetapi juga kualitas mereka agar mampu bersaing dan tampil bersama pemain-pemain terbaik dari akademi sepak bola di Indonesia,” kata Claus.
Direktur PFA Wolfgang Pikal menilai pemanggilan ketiga anak didiknya menjadi bukti sahih bahwa wilayah Indonesia Timur terus melahirkan aset sepak bola potensial jika ditunjang dengan kurikulum pelatihan yang terstruktur.
“Saya sangat gembira, PFA kembali mengantarkan siswanya untuk bersaing di level Timnas. Saya sangat optimis, siswa kami bisa berkontribusi untuk Tim Nasional Indonesia,” ujar Wolfgang Pikal.
Selain nama ketiga yang dipanggil TC kali ini, rekam jejak pelatihan PFA juga tecermin pada lulusannya. Jasshen Janeiro Sokoy, alumni PFA kelahiran 2011, saat ini melanjutkan pencatatan pengembangan karir di Akademi Persebaya.
Didirikan dan didanai penuh oleh PT Freeport Indonesia sebagai bagian dari investasi sosial, PFA mengintegrasikan standar pelatihan sepak bola modern dengan pendidikan formal serta pengembangan karakter. Program pemusatan latihan selama sebulan di Surakarta ini menjadi ajang krusial bagi Alfa, Daniel, dan Dicky untuk menguji ketahanan fisik, pemahaman taktis, dan kesiapan mental di level kompetisi tertinggi.
Editor: Ahmad









