9 Warga Yang Diculik di Jila Masih Dicari

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat ditemui awak media di Mapolres Mimika, di Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (24/8/2026). (Foto: Ahmad).

9 Warga Yang Diculik Di Jila Masih Dicari

MIMIKA, TabukaNews.com — Kepolisian Resor (Polres) Mimika hingga kini masih terus melakukan penyelidikan mendalam dan pencarian terhadap 9 orang warga yang diculik (di berita sebelumnya disandera,red) di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada 17 Agustus 2026 lalu.

Terhitung hingga hari ini sudah seminggu berlalu, 9 warga yang merupakan anak-anak di bawah umur itu diculik. Nasib na keberadaan mereka pun belum diketahui hingga kini.

Insiden tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di Distrik Jila oleh kelompok sipil bersenjata. 

Aksi ini mengakibatkan gugurnya satu prajurit TNI. Dua warga perempuan lainnya juga dilaporkan ikut menjadi korban, satu tewas sedangkan satu dilumpuhkan oleh kelompok tersebut yang mengakibatkan korban mengalami patah tulang saat berusaha melindungi anak-anak mereka.

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyebut langkah kepolisian saat ini baru sebatas olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pengumpulan kronologi peristiwa.

"Kami belum mendapatkan hal-hal baru, hanya baru bagaimana informasi-informasi ter-update masalah kronologisnya saja. Itu saja ya. Masalah ke posisi atau keberadaan pelaku atau korban, ini belum kita dapat," ungkap Kapolres saat ditemui, Senin (24/8/2026).

Proses pencarian di lapangan, menghadapi kendala geografis dan minimalnya Saksi kunci. 

Menurut Kapolres, salah satu Saksi penting—seorang ibu yang mengalami patah kaki—belum dapat dimintai keterangan karena telah dievakuasi oleh keluarganya ke wilayah pedalaman yang sulit dijangkau.

"Contohnya seperti yang kaki patah itu. Ibu yang kaki patah itu kampungnya jauh sekali, dan dia sudah bergabung bersama keluarganya di sana. Waktu dia jatuh, terus dia sudah diamankan sama keluarganya sendiri dan dibawa jauh ke kampung, sehingga kita belum bisa juga menemukan yang bersangkutan," terangnya.

Sementara itu, terkait informasi keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Kapolres menegaskan belum dapat mengonfirmasi identitas maupun motif para pelaku. 

Hingga saat ini, belum ada klaim tanggung jawab dari kelompok mana pun terkait penyerangan dan penculikan tersebut.

“Karena sampai sekarang juga, korban ini lah kita juga… sama pelaku ini belum ada menyatakan sikap di situ,” ujar Kapolres. 

"Biasanya kan KKB dia kalau beraksi kan 'Kami begini begini begini, bertanggung jawab. Bahwasanya ini adalah begini begini', kan begitu. Nah, hari ini enggak ada," imbuhnya.

Meski operasi pencarian sembilan anak tersebut masih berlangsung di tengah masyarakat, Polsek Jila melaporkan bahwa kondisi keamanan secara umum di Distrik Jila dalam keadaan landai.

Editor: Ahmad

Iklan