76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro, saat ditemui awak media, Kamis (10/9/2026). (Foto: Desy).

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan Ke Bpbj

MIMIKA, TabukaNews.com — Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kabupaten Mimika mencatat sebanyak 242 dari total 315 paket pengadaan tahun anggaran 2026 telah didelegasikan untuk diproses tender. Angka ini setara dengan 76,83 persen dari keseluruhan paket yang terdaftar dalam aplikasi Rencana Umum Pengadaan (RUP).

Sementara itu, 73 paket sisanya masih ditangani langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di masing-masing organisasi perangkat daerah.

Kepala BPBJ Kabupaten Mimika, Anton Pasoro, menjelaskan bahwa belum dilimpahkannya puluhan paket tersebut disebabkan oleh kendala teknis serta semakin sempitnya waktu pelaksanaan anggaran.

“Sebagian paket yang masih ditangani PPK diproses melalui mekanisme mini kompetisi dalam e-purchasing. Dan proses tersebut membutuhkan waktu sekitar 7–14 hari hingga penetapan pemenang,” kata Anton.

Menurut Anton, penanganan langsung oleh PPK menjadi skema alternatif untuk mengakselerasi penyerapan anggaran dan pengerjaan fisik di lapangan. Langkah ini diukur krusial mengingat durasi pelaksanaan program tahun berjalan yang tersisa beberapa bulan lagi.

Kendati demikian, BPBJ mengidentifikasi adanya potensi sejumlah paket proyek gagal pelaksanaannya akibat keterbatasan waktu serta dinamika penyesuaian anggaran menjelang pembahasan Perubahan APBD 2026.

“Kami harap PPK segera menyurat ke BPBJ untuk menghentikan proses tender di LPSE karena paket yang tidak bisa dilanjutkan, agar tidak menimbulkan beban administrasi di akhir tahun,” ujarnya.

Guna mengantisipasi hambatan administratif, BPBJ Mimika terus meningkatkan intensitas koordinasi dengan para PPK. Evaluasi secara berkala dilakukan untuk menggenjot percepatan proses lelang sekaligus memastikan tata kelola pengadaan barang dan jasa tetap akuntabel sesuai peraturan.

Penulis: Desy

Editor: Ahmad

Iklan