Translate

Redaksi Tabuka News | 29 August 2023

128 Atlet Ikut Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2023

128 Atlet Ikut Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2023

Timika,Tabukanews.com 

Sebanyak 128 atlet pencak silat di Kabupaten Mimika mengikuti ajang Kejuaraan Pencak SIlat Bupati Cup 2023, digelar di Graha Eme Neme Yauware, 28 Agustus sampai 1 September 2023.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Mimika, M. Nurman Karupukaro, mengatakan cabang olahraga pencak silat adalah salah satu warisan bangsa Indonesia, yang patut diajarkan kepada seluruh warga masyarakat Indonesia termasuk di Kabupaten Mimika.

“Bila perlu sejak usia dini sudah dilantik pencak silat, demi menjaga kelestarian pencak silat itu sendiri. Seperti negara lain, bangsa Cina dikenal dengan seni bela diri kungfu,  Jepang bangga dengan samurainya, dunia barat bangga dengan tinju, Thailand bangga dengan seni bela diri muathai,” ujarnya saat pembukaan kejuaraan itu, Senin (28/08/2023).

Ia menambahkan, cabor pencak silat diharapkan dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia hingga sukses di kanca dunia internasional.

“Mudah-mudahan momentum ini dapat merangsang para pendekar dan praktisi pencak silat untuk lebih menghidupkan serta melestarikan pencak silat di kalangan masyarakat Kabupaten Mimika khususnya generasi muda,” harapnya.

Sementara itu Pj Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito, dalam sambutannya mengatakan kejuaraan yang dihelat IPSI Mimika, diharapkan dapat membangun pencak silat, sebagai budaya original.

“Kejuaraan ini bukan sekedar mencari siapa yang juara, siapa yang menang. Tetapi kita mau ini menjadi ajang untuk mengasah keterampilan bela diri. PON bukanlah akhir dari prestasi, karena masih banyak kejuaraan -kejuaraan yang lebih besar. Dan saya sangat berharap nanti  dari Kabupaten Mimika ada yang bisa mewakili membawa nama bangsa Indonesia ke depan, di kancah persilatan dunia,” katanya.

Lanjut Pj Bupati, dengan pencak silat diharapkan juga bisa mengasah ilmu pengetahuan khususnya seluruh atlet pencak sikat, serta dapat meningkatkan  semangat untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Menang atau kalah, bukanlah suatu tujuan utama. Melainkan  untuk saling mengenal dan memperkaya kasana pencak silat, serta membina dan melatih jiwa sportivitas, “ kandasnya. 

Ketua Panitia, Heri Nana Sumarna, melaporkan Kejuaraan yang berlangsung sejak 28 Agustus dan berakhir  1 September depan itu, diikuti oleh 128 atlet pencak silat yang berasal dari 11 perguruan. Yakni 20 atlet usia dini, 27 atlet kategori pra remaja, 9 atlet kategori remaja dan 72 atlet kategori dewasa.

“Tentu saja kejuaraan ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan berbagai pihak, untuk itu kami mengaturkan terima kasih dan penghargaan bagi berbagai pihak baik dari kalangan pemerintah maupun swasta perorangan ataupun komunitas yang mendukung kegiatan ini,” tandasnya.

Dalam acara pembukaan kejuaraan tersebut turut hadir pula para unsur Forkopimda dan dihibur oleh Parade dari Eme Neme Kangasi  754 Kostrad dan perguruan pencak silat atlet asli Papua serta tari seka pelajar. (Manu)