A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php73/ci_sessionc95d56e8ae6f6837b5b761972ad35fddd76969fe): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php73)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tabukanews.com | Tembak Anggota Satgas Kopasgat di Ilaga, KST Kembali Berulah

Tembak Anggota Satgas Kopasgat di Ilaga, KST Kembali Berulah

Tembak Anggota Satgas Kopasgat di Ilaga, KST Kembali Berulah

Jayapura,TabukaNews.com

Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua kembali berulah dengan melakukan aksi teror mengganggu keamanan warga dengan melakukan perampokan, pengacauan keamanan bahkan melakukan pembunuhan keji, sehingga label sebagai gerombolan kriminal teroris sangat pantas disematkan kepada KST di Papua.

 

Menyikapi aksi teror yang dilakukan KST tersebut Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H., M.H dalam keterangan tertulisnya Sabtu (19/2/2022)  mengungkapkan bahwa Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua selalu menebar aksi teror kepada masyarakat dan menciptakan situasi Tanah Papua tidak kondusif.

 

"Kali ini aksi teror dilakukan KST, pada hari Sabtu (19/2/2022) Pukul 07.56 Wit dengan menembak aparat TNI yaitu Satgas Lanud Kopasgat di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia Kabupaten Puncak, yang mengakibatkan 1 orang Praka Fermansyah terkena tembakan pada bagian bahu kanan," jelas Kapendam XVII/Cenderawasih.

 

"Korban yang tertembak merupakan anak bangsa Indonesia asli Papua . Saat ini korban Praka Fermansyah dalam kondisi sadar dan sudah dievakuasi menuju Puskesmas Ilaga, Kabupaten Puncak dengan menggunakan Ambulance Milik Bandara Ilaga. Selanjutnya direncanakan Korban akan di evakuasi menggunakan Heli TNI AU menuju Bandara Mozes Kilangin Mimika," tambahnya.

 

Selanjutnya Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H., M.H., mengatakan bahwa gerombolan tersebut yang menembak aparat TNI sudah banyak melakukan aksi teror dan kekerasan. 

 

"Aksi teror yang mereka lakukan sangat biadab, melanggar HAM,  tidak berperikemanusiaan, bahka jelas tidak menginginkan pembangunan berjalan di Papua," jelas Kapendam XVII/Cemderawasih.

 

"Banyak fakta menunjukkan mereka adalah teroris, bahkan kerap menyebar berita Hoax dan merusak fasilitas umum. Kami mohon doanya agar aparat TNI ditembak KST segera pulih dan dapat bertugas kembali" ungkap Kapendam XVII/Cenderawasih.

 

Lebih lanjut Kapendam XVII/Cenderawasih berharap aksi teror oleh KST segera dihentikan karena mengganggu jalannya roda pembangunan di Papua.

 

"Mari kita membangun Papua, menciptakan kedamaian, sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat di Bumi Cenderawasih yang kita cintai bersama ini," harap Kapendam XVII/Cenderawasih.(**)

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata