Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Rencana Pergantian Ketua Lemasko Berujung Saling Serang

 

Timika, TabukaNews.com –  Dua kelompok warga, Jumat (15/5/20). saling serang di kompleks Timika Indah diduga akibat rencana pergantian Ketua Lembaga Pemasyarakatan Suku Kamoro (Lemasko) secara sepihak oleh Wakil Ketua Badan Musyawarah Lamasko, Sementara penjabat Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro hingga saat ini masih dijabat oleh  Gerry Okoare hingga tahun 2024.

Akibat keributan tersebut sejumlah kendaraan dan kaca rumah rusak dan warga lainnya terluka akibat tekena senjata tajam. 

Ketua Lemasko Gerry Okoare kepada wartawan mengatakan bawha keributan yang terjadi itu dikarenakan adanya rapat rencana penggantian Ketua Lemasko dikediaman rumah Wakil Ketua Badan Musyawarah Lemasko, Philipus Monaweyau.

"Kejadian di hari ini sangat luar biasa dan dasyat sekali. Kami juga bingung kenapa ada kegiatan mau menggantikan ketua Lemasko. Saya ini selaku ketua Lemasko yang sah," tegas Gerry saat ditemui di lokasi kejadian. 

Selain itu Gerry juga mempertanyakan dasar apa, sehingga ada rencana rapat penggantian Ketua Lemasko.Pasalnya dirinya mengantongi SK resmi yang dikeluarkan oleh Bamus Lemasko 2019 dan akan berakhir di 2024.

"Dokumen aslinya saya ada bawah. Saya mau tanya konteks dasarnya apa, mau menggantikan saya dengan Yance Boyau. Saya sinyalir  yang melanggar aturan itu pak Pelipus Monaweyau, dia itu bukan Ketua Bamus tapi Wakil, dan secara reorganisasi yang membuat itu seharusnya Ketua Bamus bukan Wakil. Aturan hukum sudah jelas karena SK sudah ada,"tegas Gerry. 

Ditambahkan Gerry bahwa, ada pihak-pihak tertentu hanya memanfaatkan untuk kepentingan perorangan atau kepentingan pribadi-pribadi dengan mengatasnamakan masyarakat suku Kamoro dari timur sampai barat.

"Dasarnya apa ? Siapa yang memilih dia, saya tidak suka. Ini hanya untuk kepentingan perorangan, kepentingan pribadi-pribadi lalu mengatasnamakan masyarakat suku Kamoro dari timur sampai barat. Saya mohon supaya masyarakat jangan di bodoh-bodohin," ucapnya. 

Kasat Sabhara Polres Mimika, AKP Rosman L. Mansyur bersama anggotanya langsung berusaha menenangkan warga yang lagi emosi dan menghimbau untuk segera membubarkan diri. 

“Bapak dan Ibu kami dari Polres Mimika menghimbau agar segera membubarkan diri sebelum kami mengambil tindakan tegas,"ungkapnya.

Untuk menghindari jangan sampai terjadi aksi berlanjut, Kasat Shabara melakukan negoisasi kedua belah pihak untuk melakukan mediasi penyelesaian masalah di Polres Mimika. 

 

“Kami akan mediasi di kantor polisi untuk mencari solusi untuk permasalahan ini. Dan saya harap percayakan masalah ini ke pihak kepolisian untuk di selesaikan,”ungkap Kasat  Shabara.

Berdasarkan pantauan dilapangan, aksi keributan yang terjadi itu mengakibatkan sejumlah kaca rumah milik Wakil Ketua Bamus Lemasko ,Pelipus Monaweyau pecah serta beberapa fasilitas lainnya yang ada dilokasi kejadian ikut dirusaki massa, seperti kendaraan roda dua yang dirubuhkan ke tanah, dua kendaraan roda empat yang kaca mobilnya pecah diduga akibat terkena lemparan batu termasuk merusak kursi-kursi  dan meja. (Tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika