A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php73/ci_session86959cd0fc9cdc7655eaac43db431408112025ce): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php73)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tabukanews.com | Memproduksikan Milo,Polisi Kembali Proses Tiga Tersangka

Memproduksikan Milo,Polisi Kembali Proses Tiga Tersangka

Memproduksikan Milo,Polisi Kembali Proses Tiga Tersangka

Timika, TabukaNews.com - Untuk memberantas peredaran minuman keras lokal (milo) ilegal jenis sopi yang kerab terus merajalela di wilayah Timika. Polres Mimika kembali memproses tiga tersangka ,yakni ME, AV dan D.I.G.T.

"Ini pengungkapan selama satu bulan di bulan Agustus kemarin. Ketiganya  sebagai pengedar dan memproduksi miras lokal jenis sopi,"ungkap Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata dengan didampingi Kasat Narkoba, AKP Mansur dan Kasat Reskrim, AKP Hermanto saat press release di Kantor Sentra Pelayanan Polres Mimika, Rabu (2/9).

Ketiga tersangka ini masing-masing diamankan di tiga lokasi yang berbeda, yakni Jalan Papua, Jalan Cenderawasih SP2 dan Jalan SP1, jalur 1.

Dari tangan ketiga tersangka polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti miras lokal, diantaranya 9 kantong plastik berisikan sopi, 4 buah ember berisikan minuman jenis tuak.

Kata Kapolres, selain mengamankan tiga tersangka beserta BB, dalam kurun waktu sebulan (Agustus) pihaknya telah melakukan penggerebekan di 4 pabrik minuman lokal di wilayah Miktim yang berada ditengah hutan. Namun pada saat melakukan pengejaran tidak didapati pelaku.

"Ini menjadi kendala karena mereka sudah mencium kedatangan kita terlebih dahulu. Apalagi ketika mendengar suara spead. Apapun yang kita lakukan adalah usaha untuk membuat kota Timika lebih aman,"kata Era.

Walaupun tidak mendapati pelaku pembuat miras lokal pada saat penggerebekan sebanyak empat kali yang berada ditengah hutan wilayah Miktim, kata Era bahwa pihaknya hanya mengamankan sejumlah BB yang dipakai untuk membuat miras lokal.

"Di TKP pertama kita amankan 1 drum, 10 liter sopi dan 15 batang pipa stainless. Kemudian di TKP kedua kita amankan 2 drum, dan TKP ke ketiga kita amankan 5 drum serta TKP keempat sebanyak 6 drum," katanya.

Menurut Kapolres, bahwa dirinya
sudah memberikan atensi kepada Kapolsek untuk meningkatkan kembali,dalam hal pengembangan langkah-langkah lebih lanjut.

"Supaya betul-betul kita tahan pembuatan miras oplosan. Sebelumnya beberapa bulan yang lalu kita berhasil menangkap orangnya," ungkapnya.

Ditambahkan Kapolres, terkait dengan perkembangan yang menjadi sorotan publik soal minuman oplosan yang menyebabkan kematian sementara ini tersangka masih dalam proses sambil menunggu tahap 1 untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan.(Tim)

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata