A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php73/ci_session2865e27ad97b4988df36e74b225f465532efc73f): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php73)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tabukanews.com | Kadis Kesehatan: Kasus TB di Timika Bisa Dikendalikan

Kadis Kesehatan: Kasus TB di Timika Bisa Dikendalikan

Kadis Kesehatan: Kasus TB di Timika Bisa Dikendalikan

Timika,TabukaNews.com

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra mengatakan, bahwa kasus Tuberkulosis di Timika bisa dikendalikan. Hal ini terbukti dari
angka temuan kasus dan keberhasilan pengobatan. Sampai Tahun 2021, kasus yang ditemukan sebanyak 1.707, kemudian sekitar 75 persen atau 900 sekian pasien sudah dinyatakan sembuh. Sisanya masih dalam pengobatan dengan durasi 6 bulan sampai 1 tahun.

"Tuberkolosis di Timika memang tidak banyak tapi cenderung meningkat karena case detection pencarian kasus secara aktif itu juga meningkat. Namun dengan mesin TCM, kami tidak hanya mendeteksi tapi juga bisa mengetahui ini orangnya resisten atau sensitive terhadap pengobatan. Kira-kira di angka sekitar 16 persen dari total kasus," jelas Reynold saat diwawancarai awak media di Hotel Horison Diana, Kamis (31/3).

Dinkes Mimika melalui penanggungjawab program TB di Mimika yang jumlahnya 56 orang termasuk dua Wasor kabupaten sedang berupaya mengejar target 85 persen untuk keberhasilan pengobatan. Sementara angka lost to follow up terus menurun sebelumnya di angka 1 persen kini tersisa 0,6 persen.

Skrining TB terus dilakukan dengan target 100 ribu orang. Investigasi kontak serumah dengan penderita TB dan memberikan pengobatan untuk pencegahan bagi orang yang kontak dengan pasien TB atau tinggal serumah. “Secara keseluruhan kalau kita lihat, sampai tahun 2021, kinerja untuk pengendalian TB sudah sangat baik,” jelasnya.

Sumber daya yang digunakan untuk penanganan TB, ada tiga Puskesmas yang sudah bisa melakukan TCM yaitu Puskesmas Timika, Wania dan Jileale. Kemudian RSUD Mimika dan RS Tembagapura.

Ia menambahkan, masalah terbesar dalam penanganan TB adalah kepatuhan minum obat. Makanya perlu pengawasan menelan obat dari keluarga dan kader malaria.(**)

 

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata