A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php73/ci_session32ee2b99864ac6ed5cb1c24a3d1c86d8f4382ce1): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php73)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tabukanews.com | Dinkes bersama Perdhaki Kukuhkan Kader Malaria

Dinkes bersama Perdhaki Kukuhkan Kader Malaria

Dinkes bersama Perdhaki Kukuhkan Kader Malaria

Timika,TabukaNews.com
Dalam rangka percepatan penurunan kasus malaria di Timika,  Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggelar Pelatihan dan pengukuhan kader malaria program Perdhaki GFATM-PPM SR Yayasan Carita Timika Papua SSR Paroki Emanuel Mapurujaya dan St Petrus SP 3 di hotel Horison Diana, Jumat(22/10)

Kegiatan tersebut diikuti oleh 43 peserta yang dipilih untuk menjadi kader malaria,  yang akan bertugas melakukan deteksi dini kasus malaria secara aktif,  melalui kunjungan dari rumah kerumah, pemberian obat malaria, pemantauan minum obat, serta penyuluhan terhadap warga masyarakat untuk mencegah malaria diwilayah kampung meliputi puskesmas Wania, Pasar Sentral, Timika, Timika Jaya, Jileale, Bhintuka, dan puskesmas Limau Asri.

Johannes Rettob Wakil Bupati Mimika dalam sambutannya mengapresiasi malaria center yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan PON XX tahun 2021 dan berhasil   sehingga para atlet maupun lainnya telah pulang ke daerahnya masing-masing dengan sehat.

"Kita sebelumnya sudah sepakat untuk menurunkan malaria pada tahun 2026,l. Makanya bagaimana kita berinovasi untuk membuat malaria ini turun, salah satunya dengan pelatihan kader ini,"kata Johannes Rettob

Lanjutnya, para kader tersebut bisa mendapatkan pelatihan malaria, mengetahui tentang malaria dan harus hidup ditengah masyarakat serta bisa memberikan informasi agar malaria bisa segera teratasi.

"Kenapa malaria itu banyak terus, yaitu  tidak pernah minum obat sampai habis atau tidak pernah tuntas salam minum obat malaria. Jadi para kader ini harus terus awasi dan kalian nanti akan hidup bersama masyarakat,"jelasnya.

Ia berharap agar kader malaria terus bertambah dan bukan hanya ada dalam seputaran kota, melainkan daerah lain juga.

Lanjutnya, malaria tersebut bukan hanya tugas dari kesehatan saja, melainkan banyak sektor-sektor  yang menyebabkan penyakit malaria. 
"Hanya sekitar 25 persen dari kesehatan, malaria terjadi karena genangan air dan lainnya, dan itu bukan dari kesehatan, sehingga semua sektor saling memberikan dukungan  untuk menurunkan Malaria dan ini target pemerintah secara keseluruhan,"katanya.

Ia berharap kedepannya Malaria Center selalu memberikan rekomendasi ke pemerintah untuk didalam penganggaran, struktur anggaran untuk malaria di Mimika menjadi satu prioritas.

"Saya berharap kedepan Malaria Center ini mempunyai produk-produk untuk bisa membantu pemerintah mengalokasikan anggaran untuk  kepentingan malaria itu sendiri," tutupnya. (Evan)

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata