A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php73/ci_session65e58f4c8f181df78532ef2048363960a04a444f): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php73)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tabukanews.com | Bulan Depan, Bangunan Liar di Depan Lapangan Jayanti Akan Dibongkar

Bulan Depan, Bangunan Liar di Depan Lapangan Jayanti Akan Dibongkar

Bulan Depan, Bangunan Liar di Depan Lapangan Jayanti Akan Dibongkar

Timika,TabukaNews.com

Sejumlah bangunan liar yang berdiri dikawasan depan Lapangan Jayanti Jalan Yos Sudarso dipastikan akan dibongkar pada tanggal 11 Juni mendatang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Mimika, Paulus Dumais saat ditemui wartawan disela-sela sosialisasi terakhir kepada para pemilik bangunan, Selasa (24/5).

Satuan Polisi Pamong Praja memberi batas waktu sampai tanggal 10 Juni mendatang kepada sejumlah pemilik bangunan di depan lapangan Jayanti Jalan Yos Sudarso untuk membongkar sendiri bangunan mereka. Arahan ini diberikan karena sejumlah bangunan ini berdiri di atas tanah milik pemerintah yang seyogyanya akan dijadikan kawasan hijau berupa taman kota.

Kepala Satpol PP, Paulus Dumais mengatakan pihaknya sudah berkali-kali melakukan sosialisasi kepada para pemilik bangunan di sepanjang jalan depan lapangan Jayanti  ini. Di mana, lokasi ini dahulunya akan diperuntukkan untuk kawasan hijau namun karena Dinas PUPR membuat jalan tambahan inilah yang menyebabkan ada beberapa pihak yang memanfaatkan lahan ini untuk kepentingan bangunan yang digunakan untuk warung-warung. “Saya punya tugas hanya bangunan yang ada ini untuk dibersihkan,” tegas Dumais.

Lanjutnya, pembersihan bangunan warung dan lapak para pedagang ini akan dibongkar sampai dibelakang jalan. Pemerintah juga kata dia, tetap akan tegas untuk membongkar semua bangunan ini. “Tidak ada toleransi lagi, silahkan kalau mereka salahkan pemerintah, ada pengadilan, mereka bisa menggugat pemerintah mengenai masalah ini,” jelasnya.

Walaupun tegas akan membongkar semua bangunan yang ada, namun Dumais tetap memberikan waktu kepada pemilik bangunan agar mengangkat barang-barang mereka sampai tanggal 10 bulan depan. Sebelum melakukan pembongkaran, pihaknya akan memberikan lagi teguran pertama, ke dua dan ke tiga dengan dukungan adanya dokumen resmi kepemilikan tanah di lokasi ini. Jika tidak dibongkar sendiri dan para pemilik bangunan mengambil barang-barang milik mereka setelah tiga kali teguran ini, maka Dumais memastikan sudah tidak ada lagi toleransi yang diberikan oleh pemerintah.

"Biar mereka mengaku memiliki sertifikat, tetap kita akan bongkar, karena ini tanah milik pemerintah yang akan dijadikan lahan terbuka hijau. Jadi, kita juga tidak ada ganti rugi kepada mereka," imbuhnya. (**)

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata